AKU YANG SERBA LUPA

Fiksi, Puisi

lupa

 Terkadang aku terpaku pada malam hingga melupakan pagi

Aku terpaku pada pagi hingga melupakan malam

Aku terpaku pada mati hingga melupakan hidup

Aku terpaku pada hidup hingga melupakan mati

Aku juga pernah terpaku pada cinta hingga melupakan Cinta

Aku juga pernah terpaku pada mimpi hingga lupa untuk tersadar

Akupun pernah terpaku pada kesadaran hingga lupa untuk bermimpi

Itulah aku yang serba lupa

Itulah aku dengan sejuta nista

Itulah aku yang penuh dusta

Tak sadar dalam liputan masa

Tak sadar pula dalam lipatan senja

bermega merah menjingga

Tiada luput dari salah dan dosa

Meraba-raba laksana orang buta

Mencari Cahaya Di Atas Cahaya

Sebagai benderang hati yang tergores samurai masa

dalam kerendahan cinta


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *