Antara tano kayangan

Fiksi, Puisi

antara tano kayangan 

Sehembus angin menyapa ku

segelintir ombak mengajakku bercanda

sepercik air menggelitik jiwa

seakan semua berusaha untuk menghibur

 

hatiku pilu menanti kehadiranmu

berharap kau datang menemuiku

diujung desa yang tak pernah kita lupakan

bersama hitam putih  yang pernah kita lalui

 

bayangmu seolah berdiri dikota nan indah

di kota seribu masjid yang selalu di agungkan

senyummu seolah melukis pelangi

bersama mimpimu dikota para pemimpi

 

antara tano kayangan

aku merindukan saat-saat indah bersama mu

antara tano kayangan

ku menanti janji yang telah kau ikrarkan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *