Awas Narkoba!

Non Fiksi, Opini

Awas Narkoba!

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat-obatan berbahaya. Seperti ungkapan ‘api kecil adalah kawan dan jika menjadi besar adalah lawan’. Ini ungkapan yang sangat pas untuk menggambarkan tentang narkoba.

Bila seseorang menggunakan narkoba tanpa adanya pengawasan dari dokter akan sangat membahayakan si pengguna karena umumnya narkoba mengandung zat-zat beracun yang bisa menyebabkan pengguna narkoba akan selalu ketergantungan atau kecanduan terhadap obat-obatan tersebut, merusak organ-organ tubuh, mempengaruhi berkurangnya daya pikir seseorang atau membuat pikiran menjadi tidak rasional dan kerusakan otak secara permanen. Akibat yang lebih mengerikan lagi adalah berujung pada kematian.

Survey membuktikan persentase tertinggi penguna narkoba adalah anak-anak sekolah dan anak-anak remaja. Sedangkan lokasi tempat mereka ‘menikmati’ barang haram tersebut umumnya di kos-kosan, club-club malam, diskotik dan sebagainya. Mereka dijadikan sasaran empuk oleh para pengedar untuk mengeruk keuntungan dari penjualan barang haram tersebut. Tidak pada mereka saja, kalau kita menonton berita di tv banyak contoh kasus artis-artis yang terlibat dengan penggunaan narkoba.

Karena begitu besar resiko yang di akibatkan oleh narkoba ini, membuat beberapa komunitas atau persatuan yang di dominasi dari kalangan remaja, ikut berpartisifasi dalam mencegah sekaligus membasmi peredaran narkoba khususnya di Indonesia.
Langkah yang paling tepat untuk mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba lebih meluas adalah melihat kepedulian orang tua, pendidik, dan segenap anggota masyarakat.

Lingkungan rumah yang menjadi awal seseorang untuk menerima pendidikan yang bersifat nonformal memiliki peran dalam membentuk dan mendidik seseorang. Sikap dan nilai-nilai dalam hidup mulai diperkenalkan oleh orang tua dan anggota keluarga yang lain. Di lingkungan sekolah seseorang mulai diajarkan pengetahuan, pembentukkan sikap dan nilai. Melalui pembelajaran di kelas dengan penjabaran dalam mata pelajaran-mata pelajaran maka hubungan antara pengetahuan yang diajarkan dengan pengenalan sikap dan nilai hidup menjadi acuan bagi guru untuk mengajar di kelas. Lingkungan sosial masyarakat sangat luas jangkauannya dan mempunyai situasi dan keadaan yang berbeda-beda. Ketika seseorang berada di lingkungan tersebut, maka ada reaksi dirinya terhadap situasi dan keadaan yang dihadapi. Reaksi diri akan ditunjukkan dengan sikap menolak atau menerima. Dua keadaan yang hadapi adalah situasi yang baik maupun situasi yang kurang baik. Keadaan yang baik akan menuntun orang untuk semakin bertumbuh dan berkembang dalam hidupnya. Menghadapi keadaan yang kurang baik, maka alternatif pilihan untuk memilih menghindari maupun menjauhkan atau terjebak untuk melakukan yang kurang baik itu sehingga dapat merusak dan merugikan dirinya di masa yang akan datang. Dalam kehidupan bersama di lingkungan masyarakat, narkoba harus dicegah dan berusaha tidak melibatkan diri didalamnya karena membawa dampak negatif baik bagi diri sendiri maupun orang lain di sekitarnya.

Narkoba sebaiknya di cegah peredarannya dari pada mengobati para pecandunya karena apabila sudah kecanduan sama narkoba, maka akan sulit kita untuk bisa terlepas dari ketergantungan obat terlarang itu dan tak jarang berakhir pada kematian bagi para pemakainya. Untuk para remaja, sayangilah diri anda sendiri agar terhindar dari bahayanya narkoba yang akan berdampak pada kesehatan bahkan masa depan anda.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *