BENDUNGAN PANDAN DURE BISA JUGA SEBAGAI WISATA

Berita

BENDUNGAN PANDAN DURE BISA JUGA SEBAGAI WISATA

Lombok Timur, NTB,  Pembangunan Bendungan Pandandure di Desa Swangi  yang merupakan  bagian Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan  Ekonomi Indonesia (MP3I), menjadi harapan warga Lombok Timur untuk mengatasi deraan musim kering berkepanjangan di daerah itu. Pembangunan bendungan seluas 442 hektare tersebut diharapkan akan mampu menopang ketersediaan pasokan air yang memadai guna meningkatkan produksi pertanian lahan kering, menjadi lebih produktif.  Deraan musim berkepanjangan di sejumlah daerah di Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya di Lombok bagian selatan, memang bukan hal baru. Kekeringan berkepanjangan juga mengakibatkan ratusan ribu hektare lahan pertanian di daerah itu gagal panen. Petani kehilangan mata pencaharian dan tak ada lagi persediaan makanan.

Berbagai cara dan upaya untuk mengatasi masalah tersebut sudah dilakukan. Gubernur NTB saat itu Ruslan Cakraningrat bahkan menggelar khusus yang diberinama Operasi Penanggulangan Lombok Selatan. Namun, upaya itu belum membuahkan hasil.Selanjutnya, pada era kepemimpinan Gubernur Wasita Kusumah, dilakukan juga Operasi Penanggulangan Wijaya Kusuma. Hasilnya belum menuntaskan masalah kelaparan di Lombok bagian selatan. Sementara itu, pada saat Gubernur Gatot Suherman, dengan dukungan pemerintah pusat didatangkanya para ahli dari luar negeri untuk melakukan penelitian. Akhirnya ditemukan solusi, yakni  dengan menanam padi yang dapat tumbuh di lahan kering yaitu gora.

Gubernur Gatot Suherman melalui Operasi Tekad Makmur berupaya agar masyarakat Lombok Selatan  terbebas dari kelaparan. Seluruh sumber daya dikerahkan untuk menyukseskan program ini. Operasi itulah yang kemudian menginspirasi penanaman padi gora di lahan kering di seluruh NTB. Atas keberhasilannya tersebut Gubernur Gatot Suherman bahkan memperoleh penghargaan dari badan pangan dunia Food Association Organization (FAO). Keberhasilan itu pulalah yang kemudian melekatkan citra NTB sebagai “Bumi Gora”.

Meski NTB dikenal sebagai bumi gora, yang mencitrakan bumi yang kering dan hanya padi gora yang bisa tumbuh di daerah ini, namun lambat laun mulai berubah. Pembangunan sistem irigasi dan sektor pertanian secara lebih luas yang berhasil, menjadikan lahan-lahan kering bisa ditanami juga padi jenis lainnya. Jenis padi gora hingga kini memang masih ditanam petani terutama di daerah lahan kering seperti Lombok Tengah dan Lombok Timur bagian selatan, tapi arealnya mulai berkurang. Daerah-daerah yang masih menanam padi gora itu karena belum bisa terjangkau sistem irigasi walaupun telah dibangun bendungan Batujai di sekitar  kawasan tersebut.

Pemerintah NTB sejak 1980 telah membangun sejumlah bendungan untuk mengantisipasi musim kering berkepanjangan. Bendungan tersebut diantaranya Batujai dan Pengga di Lombok Tengah, serta Mamak, Tiu Kulit, Batu Bulan, Sumi, Plara, Parado dan Parado di Pulau Sumbawa. Karena itu, pembangunan bendungan Pandandure di Kecamatan Terara, Lombok Timur, diharapkan juga akan menjadi solusi masalah kekeringan di wilayah Lombok bagian selatan.  Bendungan yang pembangunannya menelan anggaran Rp728 miliar itu diharapkan akan mampu mengairi ribuan hektar lahan pertanian setempat. Pembangunan bendungan Pandandure sudah lama dinantikan masyarakat Lombok, khususnya Lombok bagian Selatan, untuk meningkatkan hasil pertaniannya. Dengan air yang mengalir setiap saat dari bendungan ini, lahan kering di wilayah Lombok bagian selatan akan berubah  menjadi lahan yang produktif.

Setelah pemerintah menyelesaikan pembangunan bendungan Pandandure, bukan hanya petani daerah Lombok bagian selatan yang menyambut antusias pembangunan bendungan terseut, tetapi juga para masyrakat seluruh lombok timur. Ya, sejatinya setelah rangkumnya pembangunan bendungan tersebut banyak dari warga masyrakat Lombok Timur berbondong-bondong untuk berwisata maupun untuk jalan-jalan menghabiskan akhir pekan di tempat tersebut. setiap akhir pecan sabtu dan minggu sore,kita akan melihat ratusan orang mengunjungi tempat tersebut hanyauntuk menikmati luas dan indahnya benmdungan pandan dure. Di tempat tersebut juga kita dapat menikmatimatahari tenggelam di ufuk barat.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *