BERHAJI SETIAP HARI

Artikel, Non Fiksi, Religi & Spiritual

BERHAJI SETIAP HARI

BERHAJI SETIAP HARI

Setiap muslim past di dalam hatinya terpatri keinginan untuk beribadah haji ke baitullah. Ibadah yang hanya berlangsung sekali setahun. Mereka yang sudah mencapainyapun, masih antusias ingin mengulanginyadi tahun-tahun berikutnya, walaupun harus merogoh goceng dalam-dalam, tidak jadi masalah asalkan keinginan itu tercapai. Bagi calon jamaah yang masuk daftar tunggu tahun-tahun berikutnya, harap-harap cemas. Mereka memperbanyak do’a agar usia di panjangkan, dan dikaruniai kesehatan.

Bagaimana bagi mereka yang tidak mampu, apakah cukup hanya dengan mengelus dada seraya berdoa sambil menggantungkan harapan yang kemungkinan tak tercapai? Tidak harus demikian. Allah ta’alla maha member motivasi dan Rasulnya pandai menghibur.

Sesungguhnya agama di bangun atas dasar kemudahan, tiada mempersulit dan tanpa paksaan bagi yang tidak berkemampuan. “Allah memberikanmu kemudahan dan tidak memberikanmu kesulitan “ (QS Baqoroh 185) Allah memahami kadar kemampuan hambanya, sehingga ia tidak mewajibkan sesuatu melainkan sesuai dengan kemampuan hambanya.

Islam sangat memahami keterbatasan atau udzur yang menimpa pemeluknya. Sehingga pada kondisi demikian, Islam membuka pintu seluas-luasnya, beberapa “ ibadah pelipur lara” melalui amalan tertentu sebagai pengganti, untuk meraih amalan haji atau umrah. Tujuannya agar surge Allah itu dpat diwarisi oleh mereka yang beriman dan beramal shalih, apapun “kastanya” . setiap amal shalih dalam islam tidak akan luput dari catatan malaikat

Allah mencintai hambanya yang begitu taat di tengah kondisi yang tidak berkecukupan. Al imam ibnu rajab salah seorang ulama terkemuka mahzab hanbali, dalam karyanya latho’if Al ma’arif menukil beberapa amalan yang pahalanya sebanding dengan ibadah haji atau umrah. Amalan-amalan tersebut beliau kutif dari hadits Nabi, atsar para sahabat , dan pendapat para ta’biin

  • Pertama hadits Nabi Muhammad SAW. “barang siapa solat subuh berjamaah kemudian duduk berzikir, kepada Allah ta’alla sampai terbit matahari sampai terbit matahari lalu salat 2 rakaat, maka baginya seperti pahala haji dan umrah. Secara sempurna dan sempurna “ (HR Tirmizi hadits hasan)
  • Kedua menghabiskan solat jum’at dari awal sampai akhir sebanyak 40 kali shalat jumat berturut-turut sama pahalanya dengan ibadah haji sunnah. Said bin Al-musayyib berkata “ ibadah jumat lebih saya sukai daripada menunaikan ibadah haji sunnah. sesungguhnya Nabi SAW mensejajarkanyang bersegera datang menunaikan shalat jumat seperti orang yang berkurban di baitullah”. Dan dalam hadits da’if disebutkan “ Shalat jumat adalah Ibadah haji bagi orang-orang miskin”.
  • Ketiga, keluar menuju masjid dalam keadaan suci untuk menunaikan ibadah shalat fardhu dan shalat duha. Abu ummamah radhiyallahu anhu meriwayatkan bahwa nabi saw, beliau bersabda, “ barang siapa bersuci dari rumahnya, menuju masjid untuk menunaikan shalat fardhu, maka pahalanya seperti pahala seorang haji dalam keadaan ihram. Dan barang siapa yang menunaikan shalat duha , ibadahnya seperti pahala orang yang menunaikan ibadah umrah.
  • Ke empat , berbakti kepada ke dua orang tua,. Karna rasulullah SAW berwasiat, untuk berbakti kepada ibu, lalu beliau bersabda, kamu seperti menunaikan haji, menunaikan umrah dan berjihat.
  • Kelima, keluar menunaikan shalat idul fitripahalanya seperti pahala umrah, ibadah umrah.
  • Ke enam, memenuhi kebutuhan saudaramu yang muslim ketika dalam kekurangan. Ulama besar Hasan Al-basri berkata “memenuhi kebutuhan saudramu yang muslim krtika dalam kesusahan pahalanyalebih baik daripadda ibadah haji yang di lakukan berkali-kali.”

Uqbah bin abdul Ghafar berkata” shalat isya’ yang dilakukan dengan berjamaah di masjid pahalanyaseperti pahala iabdah haji,dan shalat subuh yang di tunaikan dengan shalat berjamaah di massjid pahalnya sama seperti pahala umrah.”

Subhanallah betapa Allah SWT membuka pintu karunia seluas-luasnya, hanya orang-orang yang diberi taufiklah yang tetap semangat mengejar karunia itu,.nah bagi siapapun yang kepincut naik haji, beberapa alternatif diatas kalau tidak seluruhnya di praktikan, maka sebaiknya kita upayakan sebagiannya. Kita meniatkan dengan melanggengkan amalan di atas, semogaakan membuka jalan kita menuju Baitullah. Insya Allah.

 


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *