ciuman terakhir 1

Ciuman Terakhir

Fiksi, Puisi

 

ciuman terakhir

saat kurengkuh tubuhmu
terasa dingin dan beku
sedingin es batu
ku pegang erat tanganmu
kubimbing ke dadaku
ku genggam erat tak terlepas

tubuhmu kian terasa dingin
aku pun membatu tak tahu hendak berkata
ku dekati wajahmu, bibirmu
rasanya hambar
dingin
keras

apakah ini?
rasanya menyakitkan,,, ciuman terakhir padamu yang tak bernafas
rasanya tak hendak lepas memelukmu begitu dekat seraya menciummu
tapi ku tahu
kafan itu telah menantimu
tanah itu telah menunggumu
nisan itu melambaikan tangannya
kamboja itu pun berharap kau di bawahnya
dan suara-suara lain bergema mengajakmu ke sana

sanggupkah melepasmu
terbujur kaku berhias tanah merah dan rampai
ataukah nanti menur dan bakung tumbuh di sampingmu
atau mungkin jua kamboja itu kian rimbun.

rasanya tiada kuat
namun apa daya takdir tersurat.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *