GERABAH DI BANYUMULEK DISOROT WISATAWAN ASING

Berita, Budaya & Folklor, Non Fiksi

GERABAH DI BANYUMULEK DISOROT WISATAWAN ASING

LOBAR (28/12/2014), Industri kerajinan gerabah di Banyumulek menjadi salah satu daya tarik wiisatawan lokal maupun mancanegara. Motif yang unik dan menarik menjadi salah satu cirri khas yang membuat wisatawan menjadi terpikat untuk membeli bahkan ikut belajar membuatnya.

            Sentral industry gerabah di banyumulek sudah ada sejak zaman dahulu, bahkan rata-rata penduduk disini bermatapencaharian menjadi pengerajin gerabah ujar Salmah salah satu penduduk sekaligus pemilik art shop yang sering dikunjungi oleh pembeli lokal maupun luar negeri.

            Lebih lanjut dijelaskan, turis yang pernah membeli gerabah disini ada yang berasal dari Amerika,Perancis,Taiwan,dan Jepang. Terkait cara pemasarannya, dilakukan lewat internet “ujarnya”. Untuk masalah harga kami sesuaikan dengan bentuk, besar dan kerumitan barang.

            Harga yang dipatok oleh pemiliki Art Shop Oji ini terbilang murah. Utuk souvenir-souvenir, harga yang ditawarkan mulai dari 7.500 hingga 500.000 ribu untuk barang yang lebih besar. Koleksi gerabah yang ada ditempat ini terbilang banyak bahkan sudah mencapai ribuan. Mulai dari bentuk bingkai, vas bunga, kendi, bahkan alat masak seperti cobek,penggilik, sigon dll.

            Berkunjung ke Desa Banyumulek, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Kita akan menemukan halaman-halaman rumah masyarakat disana menjadi art shop sekaligus tempat pembuatan gerabah. Penduduk desa banyumulek mendapatkan keahlian membuat kerajinan ini berasal dari nenek monyangnya, sehingga tidak perlu latihan khusus.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *