HUTAN ADALAH NYAWA KITA BERSAMA

Opini

13744014812144643200

Tanggal 5 Juli merupakan hari lingkungan hidup yang diperingati oleh seluruh warga dunia. Adanya peringatan hari lingkungan hidup ini tentunya kita semua harus sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dan kelestarian hutan . Berbicara tentang lingkungan hidup tidak akan ada habisnya, terlalu banyak permasalahana lingkungan hidup yang terjadi di Negara kita Indonesia. Lantas siapakah yang akan bertangungjawab dengan berbagai permasalahan lingkungan ini? Apakah Pemerintah, Presiden, Wakil rakyat atau siapa? Tentu saja ini adalah tanggungjawab kita bersama yang merupakan bagian dari alam.

Banyak faktor yang membuat alam tidak bersahabat dengan kita. Hal itu terjadi karena ulah manusia sendiri yang tidak memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungannya. Bila kita bandingkan antara orang yang peduli dengan yang tidak peduli terhadap ligkungan, hanya segelintir orang yang begitu menyadari arti penting melestarikan lingkungan dan menjaganya, selebihya hanya menerima apa yang ada di alam untuk diambil tanpa memperbaharuinya dan memikirkan dampak yang akan ditimbulkan. Salah satu contoh permasalah lingkungan adalah kebakaran hutan yang sering terjadi,parahnya adalah kebakaran ini sengaja dilakukan, untuk membuat lahan kosong oleh orang yang tidak bertanggung jawab, orang yang sengaja membuang puntung rokok di hutan dan menyalakan api unggun tanpa memadamkannya. Menurut data statistik yang ada 90% kebekaran hutan yang terjadi disebakankan oleh campur tangan manusia dan selebihnya oleh alam. Terjadi kebakaran hutan berdampak pada pencemaran udara dan menurut data yang ada luas hutan Indonesia berkurang 2 juta hektar setiap tahunnya. Tentunya fakta ini memberikan informasi bahwa keadaan hutan Indonesia sangat memprihatinkan.

Selain kebakaran hutan, permasalah yang lain adalah maraknya penebangan hutan secara liar yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Dampak dari kedua permasalah ini berimbas pada kehidupan flora dan fauna serta lingkungan hidup. Dampak kebakaran hutan menyebabkan hilangnya sejumlah spesies, selain membakar aneka flora, kebakaran hutan juga mengancam kelangsungan hidup sejumlah binatang. Berbagai spesies endemik (tumbuhan maupun hewan) terancam punah akibat kebakaran hutan dan penebangan liar, bila hal ini terjadi maka apa yang akan ditemukan oleh anak cucu kita nanti di masa yang mendatang? Selain itu hutan juga memiliki fungsi sebagai penahan erosi, ketika tumbuhan mati dan musnah karena kebakaran dan penebangan liar akan membuat lahan hutan mudah terkena erosi oleh air hujan. Terbakarnya hutan dan ditebangnya hutan secara liar berdampak pada hilangnya kemampuan hutan menyerap dan menyimpan air hujan. Sehingga pada musim penghujan terjadi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor karena hutan tidak mampu lagi menahan air sepenuhnya karena tidak adanya bantuan dari akar pohon.   Dan sebaliknya, pada musim kemarau, akan terjadi kelaparan, kekeringan, berkurangnya sumber mata air bersih , dan menurunya kualitas air. Selain itu terjadi pemanasan global (global warming) yang akan mengakibatkan menipisnya lapisan Ozon di bumi kita ini.

Mulai sejak dini kita harus menanamkan kesadaran dalam menjaga bumi kita agar tetap hijau, dengan cara tidak membakar hutan dan menebang hutan secra liar. Melakukan penghijauan kembali pada hutan gundul. Agar hutan Indonesia tetap menjadi paru- paru dunia. Karena hutan merupakan penopang kehidupan di bumi. Jika hutan mati maka kehidupan manusia pun ikut mati. Karena dampak dari semua ini, bila tidak ditanggulangi sejak dini akan menjadi dampak jangka panjang, imbasnya bukan hannya generai saat ini yang merasakan, melainkan generasi penerus kita. Tentu saja, bagi mereka-mereka yang sadar dan peduli tentunya tidak akan mau mewariskan alam yang sudah rusak, tercemar dan tidak produktif lagi bagi anak cucu kita.Bila kepedulian itu tidak ada dalam diri kita tentu saja hal seperti itu pasti akan ditemui oleh genarai yang akan datang.

Berbicara tentang lingkungan dan cara-cara yang bisa kita lakukan dalam melestarikannya tentu tidak ada habisnya. Karena lingkungan, termasuk hutan yang kita bicarakan adalah nyawa bagi bumi tempat manusia tinggal untuk melakukan segala aktifitasnya. Kita tidak akan pernah tau damfak negativ apalagi yang akan ditimbulkan oleh alam bila kita tidak dapat besahabat dengannya. Tentunya hal ini menjadi renungan bagi kita yang memiliki tugas sebagai khalifah dimuka bumi untuk bertanggunga jawab atas segala kenikmatan yang telah diberikan Tuhan kepada kita, salah satunya adalah hutan yang menjadi sumber kehidupan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *