karya sastra adalah seni meribetkan kata-kata

Setelah Membaca Buku Sastra dan Belum Menemukan Apa-apa

Fiksi, Puisi

Syarat Utama Karya Sastra adalah harus ribet, Cok. Pelangi kau tulis garis cahaya di langit. Perempuan cantik sebut saja bunga-bunga. Gapai keindahan estetik dengan bumbu metafor. Aneh, dan baru. Ganti seluruh kata sifat dengan kata benda. Motor kencang jadi kuda besi berlari. Koruptor tegang jadi buaya darat berdasi.

 

Hidup dalam puisi, seperti kau buang seni tapi lewat hidung. Otakmu kau buang dari ruh. Jasad sampai ke tubuh adalah setengah puisi. Setengah basi. Lebih menyelam lagi, jangan hanya berguru pada cerita dewasa. Sesekali lihat juga anak-anak yang dipaksa berciuman di media.

 

Sastra ya memang begitu, Cok. Jangan sampai cengeng. Menangis hanya untuk perempuan. Jika nanti puisi lari ke atas panggung, dengan tata cahaya redup tentunya, berteriaklah kuat-kuat –tepuk tangan bila perlu. Tapi, dalam hati.

Karya Sastra Adalah Seni Meribetkan Kata-kata

November, 2015


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *