Kata ayah

Fiksi, Puisi

Kata ayah

Kata ayah banyak didirikan partai

Rakyat menderita lagi

Hukum rakyat cari kesana kemari

Kata ayah setiap pagi selalu ada berita rakyat kurang gizi

Negeri yang mungkin telah matiĀ 

Negeri yang pekak dan tuli

Negeri tanpa telinga ini

Menelurkan banyak Undang-Undang monopoli

Menetesi raga-raga kasar rakyat miskin lalu mati

Dari sela-sela harapan bangsa saku celananya terisi

Bangsa akut dikala halaman dan rekeningnya terisi

Rumah bak surga yang disihir malaikat ikut terisi

Untuk rakyat lagi-lagi yang tersisa hanya nasi basi

Rembulan idaman pertiwi telah mati

Tak menghujani tandusnya tanah negeri

Embun yang tak bisa mencium dedaunan kering disini

Tak juga mencerahkan jiwa mendung tiap pagi

Di negeri yang kaya kata ayah ini bukan ilusi dan mimpi

 

By Iqas Febry


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *