kegundahan hidup 1

KEGUNDAHAN HIDUP

Fiksi, Puisi

kegundahan hidup

Apa sebenarnya?
Apa sebenarnya arti hidup yang aku jalani ini?
Kuliah, ya kuliah
Datang, duduk, diem, mendengarkan, persentasi, rapat, pulang dan latihan
Hanya itu?
Apa sebenarnya yang aku dapatkan?
Ilmu?
Ya ilmu memang, ilmu yang hanya datang ketika dosen yang bener-bener bisa memberi penjelasan dengan tepat lansung menuju memori,
Selain itu apa?
Hanya sesaat masuk lewat telinga kanan keluar lewat telinga kiri saat itu juga
Apa, apa sebenarnya aku ini?
Apa sebenarnya hidup ini?
Tugas, tugas memang numpuk,
tapi buka internet copi paste diedit jadi.
Kerja sendiri tanpa harus copas, jarang atau mungkin tidak pernah
Persentasi hanya membaca saja sudah,
kalau ada teman yang mau mendengarkan
Ujian, ya ujian. Duduk jawab soal selesai,
tapi apakah itu murni jawab sendiri, atau mencontek atau bisa jadi buka buku yang belum tentu itu jawaban yang benar.
Apa, apa sebenarnya hidup ini?
Kuliah, bermain, latihan dan yang paling mengerikan bermaksiat
Ada saja celah setan menggagu, membisikan kata-kata untuk bermaksiat
entah itu maksiat kecil maupun besar
Tapi yang namanya maksiat ya tetap berdosa
Entah itu maksiat besar maupun kecil
Menzolomi orang lain?
sering
Dizolomi orang lain?
biar, hanya Tuhan yang tau
Beribadah ya ibadah
solat lima waktu, sudah!
solat sunah?
dhuha, tahajjud
dhuha, tahajjud dikerjakan, tapi kadang-kadang saat ada kemauan
kapan bisa rutin seperti orang-orang yang di luar sana?
Sodakoh, hahahaha
apalagi yang ini, terlalu berat tangan ini untuk berbagi
sedangkan untuk menghambur-hamburkan begitu ringan tangan ini
kadang juga lebih sering memberi orang yang berkecukupan dari pada orang yang membutuhkan
Apa, apa sebenarnya hidup ini?
Berkarya?
Bekerja?
Beribadah?
Dan be- ber- yang lainnya, apa sudah dikerjakan seutuhnya?
Apa sebenarnya hidup ini?
Membanggakan orang tua dan orang yang disayangi?
Hahaha, jangankan membanggakan orang tua,
membanggakan diri sendiri saja masih belum terasa
Hidup, hidup ini selalu saja penuh dengan keluhan
keogoisan, kemaksiatan.
Kapan hidup bisa seperti hidup mereka yang di luar sana penuh dengan senyuman?
senyuman orang-orang yang mereka sayangi dan menyayangi mereka
karena mereka telah berhasil membanggakan mereka.
Kapan hidup bisa seperti itu?
Apa artinya hidup?


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *