holding hands 1

Kerikil-Kerikil Tajam

Fiksi, Puisi

holding-hands

 

Kerikil-kerikil tajam menembus kakiku

Waktu tinggal landas buat sang kekasih

Tapi…orang tua tidak membiarkan kami bercinta

Akhirnya terjadi perkawinan

Di kebun kembang kertas

Disaat-saat tebu sedang berbuah

Sambil mengharup secangkir kopi pahit

Dengan serpihan mutiara retak


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *