KIH atau KMP??? KIB (Koalisi Indonesia Blususkan)

Non Fiksi, Opini

KIH atau KMP KIB Koalisi Indonesia Blususkan

KIH atau KMP???
KIB
(Koalisi Indonesia Blususkan)

Seperti yang kita ketahui pemerintahan pada saat ini identik dengan turun langsung kebawah atau biasa kita dengar dengan kata blusukan. Kata blususkan ini sendiri pertama kali popular ketika presiden yang saat ini menjabat sebagai walikota solo pada tahun 2005. Tubuhnya yang ramping dan penampilan apa adanya mungkin membuat Jokowidodo (Presiden) mudah untuk langsung turun kebawah dan bahkan masuk kegorong-gorong pada masa pemerintahannya sebagai gubernur Jakarta. Didalam pemerintahannya pada tahun ini sebagai presiden terpilih jokowi, didukung oleh koalisi yang bernama “Koalisi Indonesia Hebat” yang terdiri dari 3 partai besar yakni, PDIP, PKB, HANURA, Nasdem dan PKPI.
Pada masa pemerintahannya tahun ini presiden terpilih melantik 34 menteri yang disebutnya sebagai kabinet ramping (namun tidak ramping). Uniknya lagi tidak lama setelah dilantik beberapa menteri dari kabinet tersebut tertular virus blusukan yang sudah dianut sebelumnya oleh orang nomor satu saat ini pada pemerintahan-pemerintahan sebelumnya. Menurut pandangan saya seharusnya menteri-menteri kabinet kerja tersebut merapatkan barisan untuk memahami dengan baik persoalan yang terjadi secara lebih mendasar pada pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono sebelumnya, tidak harus terburu-buru berbondong-bondong dengan cepat terjun ke lapangan (blusukan) ujung-ujungnya masyarakat kecewa, apakah dengan blusukan segala persoalan yang ada di negeri ini bisa terselesaikan tentu saja TIDAK. Pada saat ini masyarakat memandang blusukan hanya sebagai pencitraan semata dan bisa saya katakan ikut-ikutan semata.
Masyarakat saat ini tidak mengharapkan blusukan seorang pejabat sekalipun itu menteri, masyarakat hanya menginginkan perubahan yang mendasar, tidak perlu blusukan yang penting pemerintahannya bisa membuat masyarakat sejahtera karena menurut saya, tugas pemerintahan saat ini sebaiknya melanjutkan hal positif dari pemerintahan sebelumnya agar pemerintahan saat ini bisa sempurna.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *