Kurikulum 2006 vs Kurikulum2013 merebut “Tahta”

Berita, Non Fiksi, Pendidikan

Kurikulum 2006 vs Kurikulum2013 merebut “Tahta”

Sepanjang 2014,Indonesia mengalami masalah karena akibat dari kebijakan pemerintah yang menerapkan kurikulum 2013 yang sebenarnya belum siap untuk diterapkan.Karena masih banyak kekurangan sana sini.

Hal inilah, yang berdampak pada pendidikan sekarang yaitu kebijakan yang masih instan yaitu penerapan k I3 baru . Mengakibatkan pro – kontra atas kebijakan yang dibuat oleh pemerintah,dan kelihataan sekali siapa yang menang memegang “Tahta .“ Inilah yang diterjadi di Indonesia yaitu kita tahu bahwa kurikulum 2006 atau biasa kita kenal KTSP yang diganti dengan kurikulum baru yaitu K 13 hal itu yang mengakibatkan pro –kontra, akibat dari hal itu.

Dalam penerapan kurikulum baru ini banyak hal yang dikorbankan dari hal materi maupun hal tenaga.Dan dalam penerepan kurikulum baru ini kelihatan sekali adanya unsur pemaksaan dari sekenario uji caba yang baru dilakukan setahun dilakukan di sekolah yang berjumlah 6.221 dan langsung diselengarakan secara massal   200.000 sekolah,ke 31 juta murid,dan 1,4 juta guru kena “ getah “ dari dampak gegabah yang dilakukan oleh pemerintah yang dulu.Dan mengakibatkan guru banyak yang pontang panting dalam mempersiapkan buku ajaran karena penerapan yang dilakukan secara mendadak.

Kita bisa mendapat benang merah yang coba dilakukan Menteri pendidikan M Nuh yang coba mempercepat diberlakukan k 13 itu di sekolah yang mengakibat kan guru sebagai alat untuk uji coba dikorbankan.Kita bisa ambil pelajaran dari Negara Jepang yaitu pada tahun 1945,ketika kaisar Jepang,Hirohito harus menerima kekalahan dalam perang melawan sekutu dan negerinya hancur,dan hal yang ditanya pertama ditanya dibawahanya “ berapa guru yang masih kita punya ?”Kaisar Hirohito sadar bahwa Jepang tidak ditentukan oleh militer,melainkan seorang guru.Dan tidak heran bahwa Negara jepang sekarang dalam pembangunan suber daya manusia (SDM) sangat luar biasa,Dan jepang sekarang menjadi Negara yang maju dalam bidang ekonomi maupun bidang lain.

Kita seharunya harus mengitu bagaimana pemahaman yang harus diutamakan dalam membangun Negara ini.Sekarang malah seoarang guru dilihat sebelah mata dan dijadikan sebagai bahan percobaan untuk memenuhi hasrat kekusaan mereka.Dari kebijakan mereka yang mengeluarkan k 13 yang secara instan dan yang masih kurang sana sini,mengakibatkan Menteri Pendidikan yang baru, Anies Baswedan langsung menghentikan sementara k 13 tersebut karena dia merasa itu masih banyak kurang sana sini yang harus diperhatikan.

Kamaludin Yusra, selaku Dosen Fakultas keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) .Dia mengangap bahwa dari sigi time nya sendiri memiliki keanehaan,kita tahu bahwa baru penerapan kurikulum 2004, 2006,2013 dan tiga kurikulum ini ditinjau dengan jarak yang tidak sesui dengan historisnya.Kita tahu dalam peraturanya dalam peninjau itu sekali lima tahun dan baru bisa perubahan 10 tahun sekali.Tapi hal yang dilakun keluar dari konsewensi yang harus diperhatikaan dan pertanda bahwa asalan dalam melakukan kebijakan.Saat ditanya repoter mengenai apakah anda setuju dengan diberhentikaan k-13? “saya setuju dengan diberhentikan k 13,saya sebagai pengajar Bahasa Inggris melihat buku Smp kelas I yang belum tahu begitu mengenai Bahasa Inggris yang seharusnya di ajarkan topik pertama perkenalan halo ,tapi malah diajarakan dalam buku paket yaitu “good bye” mana dalam perkenalan langsung good bye, apalagi topik utama, halaman pertama,dan bukan itu saja dalam kontekstual gambar nya yah sangat bagus tapi apa gambar kakek dan anak muda tidak ada bedanya,bukan itu saja ,sekolah SMK yang tidak ada bukunya dan dipaksa untuk belajar bahsa Inggris Sma,penanda bahwa dibuat tergesa –gesa dan dia menambahkan kebijakan yang dibuat bagaikan ayam yang seharusnya netes dua puluh satu hari,tapi dipaksa menjadi 9 hari yah jadinya mati semua,bukan itu saja didalam ” jelasnya .

Lepas dari kesibukan nya Kamal mengatakan” sekarang mata pelajaran Bahasa Inggris dikurangi jamnya dalam k13 ini alasanya karena,biar orang cinta tanah air,dan Bung Hatta yang pertama sekolah diluar Negeri dan dia membawa Bahasa Indonesia apa masalahnya,dari pada hal itu biar orang tahu,apalagi sekarang tahun 2015 akan ada pasar Asean pastinya kita kalah karna apalagi mata palajaran Bahasa Inggris dikurangkan dan kita bagaikan ayam yang dikandang berkokok dengan rasa yang luar biasa,tapi kalau sudah diluar tidak ada apanya.”

Inilah, hal yang terjadi pendidikan zaman sekarang demi kepentingan untuk kekuasaan hal apapun halal dan tidak lihat dari apa dampak dari yang di akibatkan hal itu.Apalagi tantangan yang harus dihadapi yang didepan mata yaitu pasar Asean,dimana orang asing bisa ngajar di Indonesia.Inilah polemik yang harus dijadikan pelajaran buat pemerintah.Jangan sampai kita orang Indonesia sendiri jadi budak mereka,cukup waktu penjajahan itu saja kita alami jangan sampai terulang kembali lagi hal yang kelap dulu.

Zamzam, selaku pameteri K 13 mengangap bahwa penerapan k 13 sebenarnya bagus,kenapa sering terjadi masalah dalam kurikulum baru ini dalam penerapanya akibat dari,tenaga pengajar tidak mau merubah diri karena mereka nyaman dengan apa yang mereka kerjakan dulu.inilah hal yang terjadi ditenaga pekerja kita sendiri karena mereka tidak beranimelapas diri dari kenyaman nya yang meresa masih rasa dan tidak mau berupah.” Kalau masalah kata –kata yang seperti deskrip atau kata ilmiah yang ada dibuku paket anak sd yang mengenai adanya kata deskripsi tersebut,sebenarnya tergantung dari guru kalau gurunya jelih atau keretif pasti dia akan mengunaakan kata apa saja yang penting siswa yang dia ajar bisa ngerti meskipun itu bahasa ibu itulah sebenarnya harus dilakukan seoarang guru,tapi hal yang terjadi tidak sedemikian” ujarnya zam pas diselala kesibukan nya.

Wildan,selaku pengamat pendidikan mengangap adanya k13 sebenarnya bagus tataranya,k13 itu perubahan dari kurikulum yang KTSP diperbaiki,tapi kenapa dalam penerapanya sulit terinplementasi,karena di Indonsia ini banyak ragam sekolah ada madrasah ,Smk dan lain.Bukan itu saja SDM yang ada tidak begitu bagus dan hal yang terjadi pro – kontra terhadapa k13 itu hal biasa karena tidak mudah langsung diterima sama masyrakat luas atau akademis.”kalau anda tahu dinegara seperti Kamboja,Vietnam dan Miyanmar mereka juga ada hari guru,tapi disana kalau ada hari guru tidak ada kalian temukan bunga satupun karena diborong sama siswa dan wali murid dan sakingnya dihargai guru disana lain dengan Indonesaia,ujarnya .”


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *