kursi tua 1

Kursi Tua

Fiksi, Puisi

Disana kursi tua,,
Menunggu untuk ditempa.
Pantat-pantat muda yang jauh terlena
Tak lagi ingin memandang dunia dari jendela
Mereka sibuk berdandan dan bercinta
Memang, aku tak dimanja. Tidak pula meminta-minta.
Kasihan kursi tua.,
Rayap menjenguk rindu di setiap lengkungnya
Torehan dulu menjadi lagu.
Bersemayam di balik huruf-huruf dan tumpukan kertas.
1998, Kursi tua primadona

JULI, 2014


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *