MAULID ADAT (BEJARIQ MINYAK) SALAH SATU RITUAL BUDAYA MASYARAKAT SONGAK

Berita, Budaya & Folklor, Non Fiksi

MAULID ADAT (BEJARIQ MINYAK) SALAH SATU RITUAL BUDAYA MASYARAKAT SONGAK

Songak, Sakra, LOTIM. Salah satu ritual budaya tahunan yang selalu konsisten dilaksanakan masyarakat budaya di Desa Songak kec. Sakra Lombok Timur adalah Maulid Adat, Ritual ini merupakan ritual tahunan untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Budaya masjid adat merupakan ritual budaya yang rutin dilaksanakan setiap tahun pada tanggal 12 Rabiul awwal bertepatan dengan tanggal 3 Januari 2015 yang biasa disebut dengan Bejariq Minyak Songak , masyarakat berkumpul mulai dari tokoh agama, budayawan, seluruh masyarakat Songak untuk memperbaharui jiwa spiritualnya dengan menggunakan benda yang dimiliki yang dianggap keramat seperti keris, bejana, dan lainnya yang kemudian diakhiri dengan doa bersama. Seperti yang diterangkan oleh tokoh budaya sekaligus tokoh agama pada saat itu. “maulid adat ini, yang dilakukan pada malam 12 Rabiul awwal dengan prosesi jeraiq minyak Songak, ini tempat masyarakat Songak berkumpul di masjid untu bejariq setiap tahun dan diakhiri doa bersama”. Rangkaian acara dalam ritual ini selalu diakhiri dengan doa untuk mengharapkan berkah dari Allah dan

Nilai adat yang ada pada masyarakat dianggap baik dan dijadikan sebagai hukum atau system budaya akan selalu dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat setempat. Kebudayaan dalam hal ini adalah hasil karya dan cipta masyarakat. Karya masyarakat menghasilkan peralatan, teknologi, dan kebudayaan kebendaan dan kebudayaan jasmaniyah yang diperlukan oleh manusia untuk menguasai dan mengatur alam lingkungannya agar manfaatnya bisa diabadikan pada masyarakat banyak. Di dalamnya termasuk system religi yang dijadikan sebagai system budaya, kebathinan dan segala jenis ritual rohani yang termasuk pada hasil ekspresi jiwa manusia sebagai kelompok masyarakat.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *