Memaknai Gelap

Artikel, Editor Picks, Membaca, Non Fiksi, Opini, Religi & Spiritual
gelap
memaknai gelap

Tak Sama Karakter Manusia Dalam Menjalani Irama Kehidupan, Sama Ketidak Samaannya Dengan Standar Eksentrisitas Yang Menghias Glamournya Dunia Yang Seumur Nyamuk Ini, Namun Tak Terbantahkan, Sekali Lengkingan Saja Dunia Melepas Aroma, Seakaan Malaikatpun Enggan Untuk Apatis,,

Gelap,… Dalam Segala Dimensi Menempati Runner Up Position, Sebagai Contoh Barometer Kepaganan Kaum Qurays Di Ukur Alqur’an Dengan Termin Gelap,¬†Selajutnya Konsepsi Tentang Ajaran Tauhid Di Artikulasi Dengan Idiom Yang Sama¬† Yaitu “Gelap”.

Musisi Kawakan Yang Cukup Tersoshor Dan Pernah Terjungkal Dari Takhta Artis Terpopulerpun, Menyepuh Prestasi Dengan Bait Berjalanlah Meski Habis Terang, Luar Biasa Bukan….!!!

Menyimak Kembali Beberapa Petuah Singkat Sang Pencerah Al Mukarram Maulana, Dengan Beberapa Simbol-Simbol Nyentrik Seumpama “Anjum” Mungkin Tak Berlebihan Karena Sesungguhnya Alhanif Abul Anbiya’ “Ibrahim” Pun Menapaki Gunung Makrifat Dengan Simbol-Simbol Kegelapan Yang Berwatak Utopis,,,,

Kehadiran Gelap Sesungguhnya Adalah Sebuah Translasi Antara Imanensi Dan Partikularitas Yang Tak Pernah Akur Seperti Air Dengan Minyak, Membutuhkan Piranty,Catalis,Atau Yang Se-Hermaprodit Dengan Naluri Almiahnya, Dan Wujud Tunggal Yang Di Hasilkan Adalah Sebuah Pelarian Yang Tak Pernah Menemukan Tempat Teduh Yang Sunyi Dari Kecaman,

Bagian Terbuntut Dari Tajuk Yang Tersemat Ini Kuhadiahkan Sebagai Sup Yang Lezat Dengan Citarasa Dan Aroma Yang Memompa Liur Untuk Berdecak,,, Kegelapan Terkadang Memiliki Dimensi Vertikalis Yang Cukup Holystik Namun Karena Simbol-Simbol Yang Melekat Didalmnya Sudah Sangat Berkerak Dan Menyatu Bagai Iblis Dan Neraka, Namun Pada Sisi Lainnya Emas Yang Paling Karatpun Akan Murni Bila Terurai Gelap,,,

Wassalam, Kaltim, Kutim 01/03/15 Dalam Gelap


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *