meningkatkan Minat Baca Melalui Media Buku Bergambar (KOMIK)

Artikel, Pendidikan

meningkatkan Minat Baca Melalui Media Buku Bergambar (KOMIK)

meningkatkan Minat Baca Melalui Media Buku Bergambar (KOMIK)
Haryati
E1C011015

Membaca adalah suatu kegiatan seseorang untuk mendapatkan suatu informasi dari suatu pesan, majalah, Koran, buku, dll.kegiatan membaca ini sering kali di lakukan pada saat-saat tertentu atau pada saat tak di sengaja. Contoh membaca pada saat-saat tertentu seperti mebaca buku pelajaran, cerpen, novel, komik, dan membaca majalah. Seringkali kita meluangkan waktu untuk membaca hal-hal tersebut. Sedangkan membaca yang tak di sengaja adalah membaca hal-hal yang tak pernah kita tentukqan waktu dan tempatnyam seperti membaca pesan, slogan, dan iklan.
Minat baca pada anak juga terpengaruh dari lingkungan keluarga. Keluarga sangat lah berperan penting dalam meningkatkan dan mengembangkan minat baca pada anak. Contohnyan, sebuah keluarga yang tak menanamkan sikap perlu membaca terhadap anak, maka minat membaca pada tersebutpun akan hilang. Karena tidak teredianya bahan bacaan dilingkungan rumah akan merangsang daya visual serta motori anak untuk sekedar mengenal tulisan, baru kemudian tertarik untuk membacanya.
Kasus yang serin g ditemuai ialah anak seringkali tertarik pada buku-buku berambar contohnya sperti komik. Anak cenderung memilih komik ketimbang novel. Hal ini di sebabkan karena didalam komik bentuk penyajiannya berupa gambar dan bahasa yang digukan lebih kepada bahasa-bahasa yang umum di gunakan untuk berkomunikasi oleh anak-anak tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sedangkan didalam novel itu sendiri kebnayakan penyajiannya tidkak beserta gambar. Dan bahasa yang digunakan cenderung mengarah kepada tingkat kedewasaan atau lebih rendahnya kepada tingkat keremajaan.
Secara umum ada dua factor yang mempengaruhi tinggi rendahnya minat baca siswa, yakni faktot internal dan factor eksternal. Factor Internal adalah yang berasal dari dalam diri anak itu sendir yakni kurangnya kesadaran akan pentingnya ilmu pengetahuan yang didpatkan melalui kegiatan membaca. Pembawaan yakni, sifat malas dan ekspresi. Factor eksternal adalah yang berasal dari luar diri anak seperti keluarga, tetangga, maupun sekolah. Factor eksternal ini mempengaruhi adanya motivasi, kemauan, kecendrungan untuk selalau membaca.
Berikut factor yang mempengauhi minat baca siswa selain dari yang telah dijelaskan di atas.
1. Factor Sosiologis
Lingkungan keluarga sangat berperan penting dalam meningkankan minat baca siswa. Dengn menyediakan bahan tulisan dan bacaan akan meningkatkan daya visual dan motorik anak dalam mengenal tulisan. Dan tahap selanjutnya tertarik untuk membacanya.
2. Factor Psikologis
Bahan bacaan yang disukai oleh siswa adlah bacaan yang sesuai dengan karakter individual. Siswa dapat menemukan kebutuhan dasarnyamelalyui bahan bacaan. Jika topic, isi, pokok persoalan, tingkat kesulitan dan penyajiannyasesuai dengan karakter individu, maka setiap siswa memiliki kebuan dan kepentingan individual yang berbeda dengan individu yang lain. Perbedaan itu akan berpengaruh terhadap pilihan dan minat membaca individu, sehingga setiap individu memiliki bacaan yang sesuai dengan karakternya. Meskipun ilmu pengetahuan sanagat penting untuk dibaca akan tetapi bahan bacaan dan penyajiannya disesuaikan dengan karkater mereka.
Dalam tulisan ini, penulis membahas tentang komik sebagai pemicu minat baca pada siswa. Dalam penyajiannya, komik menggunkan media gambar dan menggunakan bahasa yang sesuai dengan karakter siswa usia Sekolah Menengah Pertama (SMP). Bahasa yang digunakan cukup unik dan menimbulkan efek humor. Selain gaya bahasa yang digunakan cukup menarik serta mudah dipahami, komik juga menggunakan ilustrasi-ilustari berupa gambar yang dapat mewakili tulisan atau penjelasan yang sedang dialami tokoh dalam komik tersebu, tanpa di baca, gamabar pada komik pun suhdah dapat berbicara.

Haryati


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *