rmbt 1

Meniti Sehelai Rambut

Fiksi, Puisi

rmbt

 

Bayang-bayang gelap menyertai gerak langkahku

Pohon-pohon tidak bergerak, tegak bagai arca

Dinginnya hawa membuat isi alam mencekam bagai gumpalan es

Aku meniti di atas sehelai rambut

Dengan penuh perjuangan, pengorbanan, dan semangat

Keringat bercucuran membasahi badan

Dalam menelusuri titian yang kulalui

Kejamnya penderitaan yang kualami dalam hidup

Kenyataan yang membawa diriku tercampak dan terhina

Nasib yang menyedihkan mewarnai hidupku

Aku tersesat ke lembah yang sangat terjal dan dalam

Kucoba menggapai menaiki lembah itu

Lewat titian yang sangat kecil dan kritis

Yaah…kecil sekali bagai sehelai rambut

Aku sangat letih dan capek sekali

Semua makhluk menyaksikan apa yang kualami

Semua menarik nafas panjang dengan kenyataanku

Seakan-akan mau meneteskan air bening dari kelopak mata

Kini titian yang kecil dan mengerikan itu sedang kujalani

Apakah aku dapat meraih lembah itu ?

Apakah aku dapat meneruskan perjalanan itu ?

Aku sendiri tidak tahu karena aku sedang dalam perjalanan di atas titian itu


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *