MUSEUM NEGERI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

Artikel, Non Fiksi, Pendidikan

MUSEUM NEGERI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

IMG_0012

Oleh:

SITI SYIFA’UN NUFUS

(Finalis Duta Museum NTB 2014)

Sejarah, kebudayaan, adat, istiadat, pendidikan, dan seni merupakan beberapa hal yang dekat dengan museum. Museum adalah gedung yang digunakan sebagai tempat untuk pameran tetap benda-benda yang patut mendapat perhatian umum, seperti peninggalan sejarah, seni, ilmu ataupun barang kuno (KBBI). Sedangkan menurut Warsito (Gubernur NTB ke-4 periode 1988-1998) dalam buku petunjuk museum negeri Nusa Tenggara Barat tahun 1992 adalah sumber informasi budaya yang didalamnya terkandung nilai-nilai sejarah alam maupun manusia, nilai-nilai religi, ilmu pengetahuan, dan nilai-nilai teknologi yang bersifat tradisional.

Museum mempunyai peranan penting dalam memberikan data dan informasi tentang keadaan dunia dan kehidupan manusia masa lalu. Oleh karena itu, seringkali museum dikatakan sebagai pusat dokumentasi, penelitian ilmiah, penyaluran ilmu pengetahuan, dan pusat pengenalan kebudayaan suatu bangsa. Museum harus terus menjadi cermin identitas suatu bangsa dan inspirasi bagi masyarakat. Selain itu museum dapat bertindak sebagai fasilitator dan katalisator bagi riset kebudayaan masa lampau sekaligus masa kini di semua ranah, baik lokal, nasional, regional, dan global. Karena alasan inilah museum dapatdikatakan sebagai media komunikasi masa lalu, masa kini, dan masa depan.

Museum Negeri Provinsi Nusa Tenggara Barat berlokasi di jalan Panji Tilar Negara No. 6 Mataram, dengan areal seluas 8.613 m², sedangkan luas bangunannya adalah 3.160 m². Museum ini merupakan museum negeri provinsi yang dirintis pembangunannya sejak tahun 1976/1977. Pada tahun tersebut Nusa Tenggara Barat memperoleh dana pembangunan dengan nama Proyek Rehabilitasi dan Perluasan Museum. Maka pada tahun 1976/1977 sampai dengan 1980/1981 pembangunan prasarana gedung museum satu per satu dilaksanakan sampai akhirnya terwujudlah museum tingkat provinsi di Nusa Tenggara Barat. Kelembagaan Museum ini ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor. 022/0/1/1982 tanggal 21 Januari 1982. Peresmiannya dilaksanakan pada tanggal 23 Januari 1982 oleh Mendikbud RI, Dr. Daoed Yoesoef. Sejak diresmikan sampai dengan tahun 2000, Museum Negeri Provinsi Nusa Tenggara Barat merupakan UPT (Unit Pelaksana Teknis) Direktorat Jenderal Kebudayaan. Adapun struktur organisasinya berdasarkan SK Mendikbud No. 001/0/1991, tanggal 9 Januari 1991 tentang Organisasi dan Tata Kerja Museum Negeri Provinsi. Sejak berlakunya Undang-Undang No.22 Tahun 1999 yang kemudian diubah dengan Undang-Undang No. 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintah Daerah, Museum Negeri Provinsi Nusa Tenggara Barat bernaung di bawah Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan menjadi UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sedangkan struktur organisasinya berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat No. 13 Tahun 2001 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi dan Susunan Organisasi Museum Negeri Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Sebagai museum negeri di tingkat provinsi, tentu Museum Negeri Provinsi NTB menyimpan atau mengoleksi berbagai benda bersejarah masyarakat Nusa Tenggara Barat yang meliputi 2 pulau besar, yakni Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Menurut plt.kepala Museum Negeri Provinsi NTB, L. M. Fauzal yang dikutip melalui situs berita “Lombok Kita” (edisi Jumat, 10 Januari 2014- http://www.lombokita.com ) jumlah koleksi saat ini sekitar 8.000 benda. Koleksi yang disajikan di museum terdiri dari beberapa bagian yang disusun secara sistematis dalam bentuk benda-benda 2 dimensi dan 3 dimensi. Jenis benda yang termasuk 2 dimensi adalah lukisan, peta fotografi atau semua ilustrasi di atas panel. Sedangkan benda-benda yang 3 dimensi adalah yang mempunyai volume atau ukuran tiga dimensional. Dalam sistematika penyajian materi disusun secara kronologis, khususnya menyangkut benda-benda temuan dan benda-benda ethnografika, dan secara kelompok benda-benda yang disajikan akan diuraikan berdasarkan bahan, periodisasi, dan kegunaan. Dalam hal ini ada benda-benda tertentu yang dikategorikan sebagai koleksi masterpieces. Demikian juga benda-benda koleksi yang erat hubungannya dengan aspek-aspek kehidupan manusia termasuk adat, istiadat yang ada di NTB. Benda koleksi saat ini berupa koleksi geologi, biologi, etnografi, arkeologi, histori, numismatik, heraldik, filologi, dan keramik yang dipamerkan dalam ruang pameran tetap dan temporer. Museum Negeri Provinsi NTB dilengkapi dengan ruang pameran tetap, ruang pameran temporer, lobby hall, ruang auditorium, ruang perpustakaan, ruang laboratorium/konservasi, ruang koleksi, gudang koleksi, ruang administrasi, kantin/kafetaria, pos kemanan, dan lapangan parkir.

Museum Negeri Provinsi NTB terus berusaha menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Untuk melaksanakan tugas dan fungsinya, maka Museum Negeri Provinsi NTB meluncurkan program “Visit Museum 2014” dengan target 100 ribu pengunjung di tahun 2014, selain itu diadakan pula beberapa lomba seperti lomba bercerita, penulisan, dan festival film sebagai bentuk pengenalan atau promosi museum kepada masyarakat. Kemudian program yang kini tengah dilakukan adalah seleksi duta museum untuk daerah NTB, sebagai pengemban tugas untuk mensosialisasikan dan menyebarkan kesadaran cinta museum sebagai sarana untuk mencerdaskan bangsa. Disamping fasilitas dan program, Museum Negeri Provinsi Nusa Tenggara Barat  akan terus berusaha membenahi diri agar pelayanan dan penataan berbagai aspek semakin baik dan maksimal.

Sumber informasi:

Anonim. 2008. Sejarah Museum NTB. (diakses melalui: http://museum-ntb.blogspot.com/ pada hari Selasa, 14 Januari 2014, pukul 17.00 WITA).

Anonim. 2013. Museum Negeri Propinsi NTB. (diakses melalui: http://kebudayaanindonesia.net/id/culture/1572/museum-negeri-propinsi-nusa-tenggara-barat pada hari Selasa, 14 Januari 2014, pukul 17.20 WITA).

Anonim. 2013. Museum NTB akan launching “Visit Museum 2014”. (diakses melalui: http://lomboktoday.co.id/read/2013/09/19/museum-ntb-akan-launching-visit-museum-2014.html pada hari Selasa, 14 Januari 2014, pukul 21.30 WITA).

Ari. 2014. Space Pajangan Minim Museum NTB. (diakses melalui: http://www.lombokita.com/kabar-lombok/space-pajangan-minim-museum-ntb-publis-10-persen-koleksi pada hari Selasa, 14 Januari 2014, pukul 17.15 WITA).

Buku Petunjuk Museum Negeri Nusa Tenggara Barat tahun 1992.

Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Santhosa, Agus. 2013. Museum NTB Sambut Tahun Kunjungan Museum. (diakses melalui: http://rri.co.id/index.php/berita/70037/Museum-NTB-Sambut-Tahun-Kunjungan-Museum pada hari Selasa, 14 Januari 2014, pukul 21.32 WITA).


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *