penggemar dibalik tabir

Fiksi, Puisi

awal mata membidik ke arahmu yang disana

aku tak merasakan apa-apa

nan hanya sekedar kagum semata

 

maafkan aku karna berani mencuri pandang padamu

rasa penasaranku akan dirimu

membuatku selalu mencari-cari tentang dirimu

tapi tak berani berharap lebih darimu

andai kau tau

rasaku ternyata lebih dari kagum

ya benar…

rasa ini tenyata semakin merabat

semakin ku menjauh semakin hati ini mengikat rasa itu

sungguh tak bisa ku pahami

darimana rasa ini datang

apakah dari Timur?

apakah dari Barat?

atau kah dari Kutub Selatan?

apalagi dari kutub Utara kah?

aku tak ingin rasa ini terus ada di lubuk hatiku

rasanya sangat menyayat

apalagi setelah ku tau kau suka pada mata yang lain

 


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *