logo website tulismenulis.com header 2
Edit Content

Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Puisi GADIS PENANTANG MITOLOGI Karya Syawal Johandy

Gadis Menantang Mitologi

Gadis penantang mitologi

Duka

Mengental

Pekat

Mengental

Pekat

Melumatku

”Tak hancur!”

biji duku

saban hari ku kunyah

ku mamah

getir di lidahku

”tak peduli!”

Tak peduli,

Depan sekali kau menanti,

Bangkit dari kubur poyangku,

Bangkit dari keyakinan masalalu

Mengasah kutuk, segala kutukmu

Membusah di mulut pengikutmu yang fanatik.

“acuh!”

“Aku menantangmu

Dalam berbenah

Ranjang pengantin

3 kali menjauh pergi

Sebab ’belas’ ayahku

Sebab terlalu menunduk pada adat

Ku yakin hadir dan menetap di sini”

Di sini aku berdiri

Sebuah awal menanti

Mengajak pergi

Good bye,

 
 
 
 

Tinggalkan Balasan