RESENSI NOVEL MY BROKEN FLOWER

Non Fiksi, Resensi

 RESENSI NOVEL MY BROKEN FLOWER

Judul buku: My Broken Flower

Penulis : park moonlight

Penerbit: zettu

Cetakan: 1, 2012

Ukuran: 13×19 cm

Tebal: 162 halaman

Synopsis:

Cerita ini berawal dari setting latar belakang kehidupan di korea. Park yi soon adalah wanita cantik yang sederhana, ia memiliki kekasih bernama Kim Tae Woon, seorang pemuda yang ganteng dan menawan. Park Yi Soon sangat sedih saat mengetahui bahwa kekasihnya Kim Tae Woon, ternyata adalah seorang playboy. Diam-diam Kim Tae Woon menjalin hubungan asmara dengan seorang model cantik bernama Nam Gyu Ri. Yi soon sangat kecewa akan kelakuan kekasihnya itu, ia berharap bisa segera melupakan Tae Woon. Saat Yi Soon sedang terpuruk di dalam kesedihan muncullah Lee Min Hook, seorang pelukis romantic ternyata jatuh cinta kepadanya dan tak lain adalah kakak dari sahabatnya sendiri, lee Hye Ji.

Park yi soon tak memperdulikan cinta lee min hook yang begitu tulus padanya. Dia seolah tenggelam dalam kesedihannya, ia berniat ingin membalas dendam kepada kim tae woon. Namun dia tak pernah mengira kalau pembalsan dendam itu menyebabkan mata kim tae woon buta total. Park yi soon sangat menyesal akan kebodohannya itu, ia menebus kesalahannya dengan merawat tae woon hingga akhirnya tae woon memutuskan untuk bunuh diri karena telah dikhianati oleh tunangannya nam gyu ri.

Penokohan:

Park yi soon: setia,pecemburu, cengeng, mudah terpedaya, mudah putus asa ,keras kepala,pendendam, baik.

Kim tae woon: plyboy, pembohong, kasar, angkuh, manja, lemah.

Lee hye ji: baik hati, perhatian, penyayang, konsisten,tidak mudah tertipu.

Lee min hook: baik hati, ramah, bertanggung jawab, perhatian, romantic, setia.

Nam gyu ri:baik,penyayang, perhatian,bijaksana.

Latar tempat: di taman, di kafe miu miu, di rumah, di kampus, di jalan raya, di kamar.

Waktu: malam, pagi, sore.

Suasana:penuh rasa kekecewaan, sedih, penyesalan,hening,berduka.

Alur; menggunakan alur maju.

Tema: tentang pengkhianatan cinta.

Kelebihan: novel ini menyelipkan kosa kata bahasa korea, yang membuat novel ini berbeda dengan novel lain.

Menggunakan sedikit bahasa korea sebagai ciri khasnya.

Menggunakan bahasa yang ringan, sehingga membuat pembaca mudah meresapinya.

Kekurangan: novel ini menggunakan nama tokoh-tokoh korea dan sedikit menggunakan bahasa korea, namun dalam novel ini pengarang masih belum mampu menggambarkan bagaimana kehidupan di korea.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *