resensi novel kamukenangan tentang cinta dan luka

Resensi Novel Kamu (kenangan tentang cinta dan luka)

Non Fiksi, Buku, Resensi

Resensi Novel Kamu (Kenangan tentang luka dan cinta)

KAMU

***

Judul Buku: Kamu (Kenangan Tentang Luka Dan Cinta)
Penulis: Adeliany Azfar
Penerbit: Bukune
Tahun Terbit: Mei, 2012
Jumlah Halaman : 396 Halaman
Harga: Rp. 42.000

Kiran adalah seorang anak perempuan yang berketurunan Korea dan Indonesia. Diam-diam ia mengajukan beasiswa S1 di Universitas Korea National University Of Arts karena Ayahnya yang orang korea itu menentang untuh kuliah disana. Disinilah Kiran meyakinkan Ayahnya bahwa yang ditakutkannya itu akan menghambat kemajuan masa depan Kiran. Ayahnya yang keras kepala itu pada akhirnya mengizinkan Kiran untuk kuliah di korea dengan catatan Kiran harus kembali ke Indonesia setelah lulus.

Kiran menunggu bus di halte, ia akan pergi menuju stasiun KTX. Namun pada saat itulah, ia benar-benar sangat lelah kondisinya, dan ingin cepat tidur saja dalam perjalanan. Karena ia yang terlalu lelah, ia jadi tak memperhatikan jalanannya. Sebuah mobil berhenti tepat di depan lututnya, Kiran pun terjatuh. Si pengendara mobil menanyakan keadaan Kiran baik-baik saja atau tidak? Si pengendara adalah pemuda yang tampan. Namanya ialah Park Jonghyun. Namun disini Kiran belum mengetahui nama si pemuda itu. Inilah mereka pertama kali bertemu.

Tak disangka, Ayah dari Jonghyun dan Kiran merupakan sahabat sejak kecil. Ayah keduanya pernah menginginkan untuk memiliki ikatan keluarga. Ya, ikatan keluarga dengan cara menjodohkan anak-anaknya kelak.

Kiran yang sudah mengetahui perjodohan itu, ia menyetujui rencana dari sang Ayah. Jika bukan Jonghyun yang memohon, ia tak akan melakukan hal ini. Lagipula ini demi kebaikan Ayah Jonghyun yang sedang sakit. Jonghyun tak mau mendengar Ayahnya akan bertambah sakit jika perjodohan ini ditolak.

Kiran pun menikah dengan Jonghyun. Semenjak pernikahan itu, Kiran mulai merasakan bahwa ia benar-benar menyukai Jonghyun. Tapi ia memendamnya. Sherin yang merupakan kekasih dari Jonghyun kembali ke Korea. Kedatangan Sherin inilah yang membuat hati KIran semakin luka.

Ternyata pertemuan saat Jonghyun hampir menabrak Kiran bukanlah pertemuan pertama kalinya. Pertemuan kalinya di awali saat Kiran sedang berumur enam tahun. Jonghyun sudah mengetahui hal ini sejak pertama bahwa gadis yang akan menjadi istrinya itu adalah Kiran. Kiran yang selalu berdandan berantakan dan semrawutan sejak kecil. Berlainan dengan Kiran, ia tak tahu hal ini.

Pada saat disinilah suasana mulai menegangkan. Menegangkan karena Kiran yang masih tak mempercayai bahwa Jonghyun adalah lelaki yang pernah muncul pada masa kecilnya. Kiran melarikan diri ke Indonesia untuk bersembunyi, menyembunyikan hatinya yang sedang terluka.

Pada saat itu pernikahan mereka sempat berhenti karena adanya konflik yang terjadi. Cerita ini berakhir dengan kebahagiaan, jadi Jonghyun dan Kiran pun melanjutkan pernikahnnya yang sempat berhenti pada waktu lalu.

Novel ini memliki alur, bahasa dan diksi yang bagus. Sehingga membuat para pembaca tidaklah mudah bosan walau buku ini berkisar 396 halaman. Di dalamnya banyak terdapat kata-kata cinta yang indah, seperti, “…dan aku tahu, bahwa luka akan mendewasakanku,” yaps memang inilah kenyataannya. Luka membuat kita semakin dewasa, jika kita tak berhenti mengeluh walau luka menghantui kita sepanjang hari


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *