SENANDUNG BOCAH GIL

Fiksi, Puisi

pemuda-pedagang-kaki-lima-1935

Seuntai harap pasir-pasir pantai
serpihan karang-karang rindang
merayu mesra si anak jalan
tiada bertuan
hanya perpadu
Bocah dengan nada polos tak berangan
hanya mampu terbahak dalam lelucon
pasar
tak berirama,, sangat datar
sekali lagi
polos…
tiada aroma dosa,,
mereka hanya mampu menikmati hidup
sederhana..
tetapi bagi mereka….
amat bahagia
Mereka tersebar di setiap pesisir pantai
membawa dagangan ala kadarnya
mereka berbahasa lugu khas dan menggelitik
mereka tak pedulikan keramaian, atau bahkan bising dan
gemerlap kafe-kafe sekitar
mereka tak paham, tak peduli
mereka titipan alam
tanah pesisir pantai
mereka hanya bocah-bocah kecil
Gili Trawangan…


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *