Senjaku

Puisi

Senjaku

Kau tahu, aku ingin menjadi biru di tengah-tengah jingga.

Biru jingga di senja sayu.

Biru jingga mencium senja..

Mereka berdansa dengan cahaya sampai cahaya terdiam dan memudar.

Diam…karena itu yang harus aku lakukan karena cahaya pasti akan berlalu.

Diam…karena engkau yang bukan cahaya terus membisu dan diam.

Dalam keheningan dan dalam diamku,

kau senja mengurung dalam-dalam si biru dan si jingga.

Aku terdiam, diam sampai aku tidak berangan menjadi biru lagi. Diam sampai jingga tak tersenyum bersama biru.

Diam sampai semua orang tak lagi menyadari keberadaanku, termasuk kau senjaku.

 


 

                                                                             Iqas febry


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *