Resensi Novel Setelah 7 Wanita Menamparku Karya Anak S-E-N

Resensi Novel Setelah 7 Wanita Menamparku Karya Anak S-E-N

Buku, Resensi

Setelah 7 Wanita Menamparku

Judul               : Setelah 7 Wanita Menamparku

Penulis            : Anak S-E-N

Penerbit          : Sheila

Cetakan          : Pertama, Juni 2009

Tebal               : X + 214 halaman

Harga              : Rp. 29.000,-

Resensator     : Rohman Kurniawan

Bakat Terpendam Desta Aletea Sabarno

Novel ini menceritakan perjalanan hidup seorang wanita yang bernama Desta Aletea Sabarno. Wanita yang pendidikannya hanya sampai D2 ini adalah anak tertua dari sebelas bersaudara dari keluarga Sabarno.

Pertentangan dalam novel ini diawali dengan hal bodoh yang dilakukan Desta yang mengakibatkannya tidak lulus training yang artinya dia dikeluarkan dari perusahaan pelastik tempatnya bekerja yang otomatis membuatnya kehilangan pekerjaan yang baru saja dia jalani sekitar dua bulan yang lalu itu. Dengan dikeluarkannya Desta dari pekerjaannya, maka sekarang dia menjadi seorang pengangguran. Dengan membawa status barunya itu, dia pulang menuju kos – kosan jelek yang dalam 15 hari ke depan masih dapat dia tempati karena dia telah membayar lunas kamar kosnya itu.

Dalam status penganggurannya itu, dia terus berjuang untuk mencari pekerjaan. Banyak usaha yang telah dia lakukan, salah satunya adalah menyodorkan lamaran pekerjaan ke berbagai perusahaan namun tidak ada satupun lamaran itu diterima yang berarti dia harus terpaksa setia menjadi seorang pengangguran.

Bulan barupun datang, yang berarti masa sewa kosnya habis dan dia harus membayar lagi. Namun, dia sekarang sudah tidak punya uang. Untuk pulang ke-rumahnya yang berjarak sekitar seratus kilometer dari tempatnya sekarangpun dia tidak bisa. Dia menangis, dan dalam tangisannya dia memutuskan untuk menjual sebagian rambutnya yang panjang di sebuah salon agar dia bisa membeli tiket kereta api untuk kembali ke kampung halaman yang sudah tiga bulan dia tinggalkan. Dia pergi dan berpamitan kepada ibu kosnya, diapun segera pulang ke kampung halamannya

Bulan April adalah bulan di mana keberuntungan Desta mulai bermunculan. Desta Aletea Sabarno akhirnya memiliki pekerjaan. Dia dipercaya untuk mengelola sebuah perpustakaan yang terletak di pusat kota Solo. Dia mendapat pekerjaan ini dari temannya semasa SMU yaitu Mary yang baru saja menjadi sahabatnya karena dari dulu Desta menganggap Mery sebagai musuh. Dulu Mery pernah menawarkan pekerjaan ini kepada Desta, namun waktu itu Desta menolak dengan alasan dia tidak mau bekerja untuk orang yang dianggapnya musuh. Di perpustakaan Mery itu, Desta dijadikan sebagai manajer.

Suatu hari, Bara Budara datang ke rumah Desta dengan membawa amplop berisi uang, Bara teman SMU desta yang berprofesi sebagai wartawan di salah satu surat kabar yang tidak terkenal di Solo ini memberikan amplop itu kepada Desta. Dia bercerita kepada Desta kalau dia telah mengangkat sebuah berita gila yang bertema “Di abad ini, manusia hanyabisa pergi ke bulan dengan mimpi.” Dia mengangkat tema ini karena dia terinspirasi dari kata – kata Desta sewaktu acara reuni SMU beberapa waktu yang lalu. Bara mengucapkan terimakasih kepada Desta karena dia tidak jadi di pecat karena diselamatkan oleh berita itu. Saat itu bara meminta saran kepada Desta, Destapun meberinya sebuah saran yang pada akhirnya membuat Bara lebih berhasil. Selain membuat bara berhasil, Desta juga telah mengembalikan keutuhan keluarga Pramono yg beberapa waktu yang lalu sempat mendekatinya ketika Pram sudah memiliki seorang istri. Saat Desta sedang bekerja, Pram dan istrinya menemui Desta, Mereka datang untuk menyampaikan terimakasihnya kepada Desta karena Desta sudah menyadarkan Pram dari kesalahan yang dia telah lakukan. Selain itu juga, Mary menemukan bakatnya sebagai penyelenggara pesta setelah Desta memberikannya saran dan meyakinkannya dan Arif menjadi orang miskin pertama yang mempunyai tiga kartu kredit setelah dia terjun ke bidang property sesuai yang di sarankan oleh Desta.

Dengan hal – hal itu dia disarankan menjadi konsultan citra dan agen pencari bakat oleh Mary. Desta sebelumnya tidak mengerti apa yang di maksudkan oleh Mery. Namun setelah Mery menjelaskannya Desta sepertinya menemukan apa bakatnya dan diapun akhirnya menjadi seorang konsultan citra dan agen pencari bakat dengan membuka kantor yang letaknya tidak jauh dari tempat dia bekerja sebelumnya. Dengan pekerjaan barunya, dia mendapat honor yang dapat dipakai untuk memanjakan keluarganya. Dengan berbagai keberhasilan, Desta akhirnya dipercaya menjadi Penasihat khusus kepresidenan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *