Sisip dalam terminologi sastra Lombok

Editor Picks, Teori Sastra

ma

Kata sisip mengandung banyak makna, diantara makna-makna yang dapat di terima dari pengucapan kata sisip antara lain: Pengganti, dan permohonan maaf,  dalam kontek sastra lombok, serta mengandung makna yang beragam, untuk lebih dapat memahami makna sisip ini ada baiknya apabila kita telusuri dengan pendekatan epillogis antara lain:

 

  1. Sisip mengandung makna pengganti, dalam kesusastraan sasak lombok sisip mengandung arti pengganti, adalah apabila terdapat kata tersebut pada kalimat dengan contoh sebagai berikut:

 

Mbe lain inaq-amaq, bilang jelo bilang lemaq (Kemana ayah ibu setiap hari)

Lalo jok bangket sisip kedele, antap, botor (pergi kesawah untuk mengganti tanaman yang  mati seperti kedelai dan kacang koro)

 

  1. Sisip mengandung arti permohonan maaf, bahasa sasak lombok yang digunakan kaum jajar karang berbeda dengan kaum perwangse pada saat berkomunikasi hal ini diakibatkan oleh penjajahan bangsa bali atas lombok beberapa abad silam, misalnya dalam contoh kalimat;

 

Matur tampi asih mun arak sisip pelih atur tiang (mohon maaf apabila terdapat salah dalam penyampaian saya).

 

  1. Sisip dalam kontek kesusasteraan indonesia sisip memiliki makna yang lebih longgar dan luas dimana sisip adalah bagian dari sastera itu sendiri sehingga ada istilah sisipan dalam memaknai kata, sisipan adalah tambahan beberapa hurup biasanya dalam satu kosa kata sehingga menimbulkan makna yang lebih komplek, contohnya kata gigi yang ditambahkan sisipan “er” menjadi gerigi secara maknawi gigi di terjemahkan sebagai alat memotong makanan yang masuk kedalam mulut sedangkan gerigi adalah alat pemotong yang lebih komplek dari sekedar gigi dalam mulut.

 

Semoga kajian singkat ini memberi manfaat selamat berbagi salam sukses…

 

Lotim 20-05-15,

Abu Ikbal


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *