Tantangan dan Peluang Mahasiswa Prodi PBSID

Artikel, Non Fiksi, Pendidikan

TANTANGAN, PELUANG, DAN STRATEGI MAHASISWA PROGRAM STUDI BAHASA, SASTRA INDONESIA, DAN DAERAH MEMENANGKAN PERSAINGAN ZAMAN

Bahasa Indonesia merupakan kebanggaan bagi bangsa Indonesia bukan hanya karena fungsinya sebagai alat komunikasi lisan dan tulis, tetapi juga secara objektif berfungsi sebagai: (1) alat pemersatu, (2) pemberi kekhasan, (3) pembawa kewibawaan, dan (4) kerangka acuan (Alwi 2000:15; HP Ahmad dan A. Alek; Muslich, 2010; Pateda dan Yennie P. Pulubuhu. 2007; Rahayu, 2007; Sugono, 2009; dan Widjono, 2010). Di samping itu Mendiknas (Bambang Sudibyo dalam Nurjamal dan Sumirat, 2010: 209), mengatakan bahwa Bahasa Indonesia tak hanya digunakan dan dipelajari di tanah air, tetapi juga telah tersebar dan telah dipelajari di berbagai perguruan tinggi mancanegara.Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan bangsa Indonesia yang dikrarkan sejak 28 Oktober 1928 oleh para pejuang bangsa sampai dengan saat ini masih tetap eksis.
Bahasa Indonesia sampai dengan saat ini masih dirasakan perannya dalam berbagai sendi kehidupan, antara lain sebagai alat komunikasi antarwarga dan antarmasyarakat Indonesia. Bahasa Indonesia masih tetap memegang peranan penting dan masih tetap merupakan kebanggaan tersendiri bagi pemiliknya. Bukti menunjukkan bahwa bahasa Indonesia masih lebih dominan digunakan di dalam berbagai kegiatan, seperti rapat-rapat, siaran radio, TV, pidato kenegaraan, pidato politik, pelaksanaan administrasi kedinasan, dan bahasa pennngantar pada setiap level pendidikan.
Peran Bahasa Indonesia yang sangat penting ini juga berimbas pada peningkatan minat masyarakat untuk memilih program studi Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah sebagai jalan untuk meniti karir di masa depan. Pilihan untuk menjadi seorang guru Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah atau pekerjaan lain yang berkaitan dengan kebahasaan rupanya masih cukup menarik dan diminati. Membludaknya peminat akan berdampak pada persaingan yang juga akan semakin ketat. Kenyataan demikian tentu membuat kita berpikir tentang bagaimana tantangan dan peluang serta strategi yang harus dipersiapkan untuk memenangkan persaingan zaman tersebut.
Ada beberapa tantangan yang harus dihadapi oleh mahasiswa Prodi PBSID dalam memenangkan persaingan zaman. Pengertian tantangan menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah hal atau objek yang menggugah tekad untuk meningkatkan kemampuan mengatasi masalah; rangsangan (untuk bekerja lebih giat dan sebagainya) atau hal atau objek yang perlu ditanggulangi. Tantangan yang harus dihadapi oleh mahasiwa Prodi PBSID antara lain sebagai berikut 1) banyaknya peminat Prodi PBSID sehingga persaingan semakin ketat, 2) kompetensi yang dimiliki mahasiswa Prodi PBSID kerap kali “ala kadarnya” atau tidak maksimal dan belum memiliki daya saing yang cukup baik, 3) lapangan pekerjaan bagi lulusan PBSID masih kurang, 4) mindset (pola pikir) bahwa lulusan PBSID hanya bisa menjadi guru saja dan tidak berani mencoba hal-hal baru di luar zona aman tersebut, dan 5) beberapa oknum yang memandang sebelah mata Prodi PBSID sehingga dianggap tidak memiliki peluang yang cukup baik di masa depan.
Namun selain tantangan, Prodi PBSID inisebenarnya memiliki peluang yang cukup baik untuk memenangkan persaingan zaman. Definisi peluang menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah kesempatan (ruang gerak) baik dalam bentuk konkret maupun dalam bentuk abstrak (Taufan, 1998: 34). Berdasarkan definisi menurut KBBI tersebut dapat disimpulkan bahwa peluang berarti kesempatan. Kesempatan mahasiswa Prodi PBSID cukup banyak. Pandangan bahwa mahasiswa PBSID hanya bisa menjadi tenaga pengajar/guru tidak sepenuhnya benar. Banyak profesi lainnya yang dapat dipilih oleh mahasiswa prodi PBSID jika mereka benar-benar memiliki kualitas yang baik di bidang tersebut. Peluang lain itu antara lain sebagai berikut 1) profesi sebagai penulis, baik penulis karya-karya fiksi (novel, puisi, cerpen, dan lain-lain) atau buku nonfiksi (tulisan-tulian ilmiah yang berkaitan dengan kebahasaan), 2) profesi di bidang jurnalistik seperti wartawan, reporter, editor, dan lain-lain, 3) profesi di bidang hiburan atau seni seperti aktris/aktor drama, pembawa acara (MC), budayawan, dan lain-lain, 4) profesi di bidang politik, berkaitan dengan kemampuan berbicara, 5) motivator (memberi motivasi bagi orang lain dengan mengandalkan kelihaian merangkai kata menjadi sesuatu yang bisa memengaruhi pikiran orang lain, dan sebagainya. Peluang-peluang di atas dapat dijadikan pilihan bagi para mahasiswa untuk meniti karir yang berbeda dari biasanya, yang tentunya pilihan-pilihan tersebut masih berkaitan erat dengan keahlian mereka yakni sastra maupun kebahasaan. Jika ditekuni dengan maksimal, maka profesi-profesi tersebut akan memberikan kehidupan yang menjamin masa depan, baik ditinjau dari aspek sosial maupun ekonomi.
Untuk menghadapi tantangan dan membaca peluang, dibutuhkan strategi. Strategi menurut KBBI adalah: (1) ilmu dan seni menggunakan semua sumber daya bangsa untuk melaksanakan kebijaksanaan tertentu dl perang dan damai; (2) ilmu dan seni memimpin bala tentara untuk menghadapi musuh dalam perang; (3) rencana yang cermat mengenai kegiatan untuk mencapai sasaran khusus; (4) tempat yang baik menurut siasat perang. Jika ditinjau dari beberapa definisi tersebut, definisi yang tepat berkenaan dengan strategi pada pembahasan ini adalah rencana yang cermat mengenai kegiatan untuk mencapai sasaran khusus. Jadi strategi berkaitan dengan teknik atau langkah-langkah perencanaan untuk mencapai tujuan tertentu.
Strategi yang dapat dilakukan oleh para mahasiswa Prodi PBSID untuk mencapai tujuan dalam memenangkan persaingan zaman antara lain adalah: 1) mempersiapkan diri sebaik mungkin dengan ilmu pengetahuan yang mumpuni (dalam bidang bahasa maupun sastra), 2) menanamkan jiwa yang pantang menyerah dan tidak mudah putus asa ketika dihadapkan dengan berbagai tantangan dan kesulitan, 3) mempersiapkan diri dengan tantangan dunia modern, seperti mempelajari bahasa asing dan memperluas wawasan di segala bidang, 4) memperluas pergaulan, dengan memiliki banyak teman akan mempermudah memperoleh informasi berkenaan dengan peluang pekerjaan, 5) pandai melihat kesempatan, mebaca peluang yang ada, dan cekatan, 6) menanamkan pribadi yang suka bekerja keras dan berani mecoba hal-hal baru. Dengan menjalankan enam strategi tersebut, mahasiswa Prodi PBSID akan mampu memenangkan persaingan zaman dan sukses di bidang yang dipilihnya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *