Tantangan, Peluang, dan Strategi Mahasiswa PBSID Memenangkan Persaingan Zaman

Opini

strategi mahasiswa menjadi yang terbaik

Tantangan, Peluang, dan Strategi Mahasiswa Prodi PBSID Memenangkan Persaingan Zaman

 

Rumusan Masalah

  1. Apa saja tantangan yang dihadapi mahasiswa PBSID dalam memenangkan persaingan zaman ?
  2. Apa saja peluang yang dapat dilakukan oleh mahasiswa PBSID dalam memenangkan persaingan zaman ?
  3. Strategi apa yang dapat dilakukan mahasiswa PBSID dalam memenangkan persaingan zaman ?

Latar Belakang

            Di zaman sekarang ini, perjuangan seorang mahasiswa harus lebih kuat dan harus lebih bersemangat lagi dalam menuntut ilmu. Dunia pendidikan membutuhkan mahasiswa yang mampu bersaing. Hal itu diharapkan agar mahasiswa saat ini dapat membawa negara Indonesia bersaing di area global karena tantangan pendidikan semakin keras.

Namun, pendidikan di Indonesia masih memiliki beberapa kendala yang berkaitan dengan mutu pendidikan diantaranya jumlah pendidik yang tidak merata, kualitas pendidik yang masih kurang serta keterbatasan fasilitas pendukung pembelajaran. Untuk itu pemerintah diharapkan dapat membenahi segala kekurangan yang ada dalam dunia pendidikan saat ini terlebih lagi dengan Kurikulum 2013 yang sedang hangat diperbincangkan kelanjutannya. Hal-hal seperti itu membuat peserta didik/ mahasiswa menjadi bingung dan semakin enggan untuk belajar.

Menurut Elisa,dkk (2001), menyatakan bahwa pendidikan luas dikenal di masyarakat adalah pendidikan dalam arti formal, yaitu pendidikan yang diterima oleh peserta didik melalui pendidik dan biasanya dilakukan pada satu lembaga atau institusi. John Stuart Mill (1806-1873), menjabarkan bahwa pendidikan itu meliputi segala sesuatu yang dikerjakan oleh seseorang untuk dirinya atau yang dikerjakan oleh orang lain untuk dia, dengan tujuan mendekatkan dia kepada tingkat kesempurnaan. Pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tatalauku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan, proses, cara, perbuatan mendidik. (Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional 2002:263)

Pendidik selalu dituntut untuk bisa membuat peserta didiknya bisa dalam segala hal. Namun, kemampuan setiap peserta didik itu berbeda. Mereka mempunyai berbagai tantangan, khususnya mahasiswa Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah. Tak hanya tantangan, mereka juga memiliki peluang dan strategi. Oleh karena itu, melalui tulisan ini akan dibahas tantangan, peluang, dan strategi mahasiswa Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah dalam memenangkan persaingan zaman.

Pembahasan

Mahasiswa adalah kaum terpelajar yang mengabdikan dirinya kepada masyarakat. Jiwa muda yang dimiliki mahasiswa mempunyai semangat perjuangan yang luar biasa. Semangat perjuangan tersebut sangat dibutuhkan untuk melawan tantangan, mencari peluang dan menemukan strategi yang akan digunakan untuk memenangkan persaingan zaman.

Sebagai mahasiswa yang memiliki semangat perjuangan, kita harus berjuang melawan segala tantangan yang ada di zaman yang menindas ini. Tantangan sebagai mahasiswa datang dari berbagai pihak, baik dari dalam maupun dari luar. Dari dalam diri misalnya ada rasa jenuh dan malas untuk belajar atau melakukan sesuatu yang bermanfaat lainnya, tidak suka pelajaran, menunda-nunda pekerjaan. Sedangkan dari luar diri mahasiswa adalah pergaulan remaja yang semakin kejam saat ini, dosen yang sering tidak hadir, tugas yang terlalu banyak membuat mahasiswa bingung akan mengerjakan yang mana terlebih dahulu. Tantangan seperti itulah yang harus dilawan oleh mahasiswa untuk memenangkan persaingan zaman.

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. (UU RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 1). Artinya di sini adalah, pendidik memiliki peran penting dalam memberika suatu pengajaran kepada peserta didik. Pendidik dituntut harus bisa mengembangkan potensi yang ada dalam diri peserta didik/mahasiswa.

Namun, mahasiswa masih memiliki peluang untuk memenangkan persaingan zaman, khususnya mahasiswa Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah. Peluang tersebut adalah dengan mengikuti aktivitas di luar perkuliahan yang bermanfaat tanpa harus mengganggu perkuliahan itu sendiri agar tidak terjebak dengan pergaulan yang tidak benar. Melakukan kegiatan belajar kelompok agar kemalasan bisa dihindari dan tidak membuang-buang waktu dengan hanya berdiam diri saja.

Adapun strategi yang dapat dilakukan oleh mahasiswa Pendidikan Bahasa, Sasatra Indonesia dan Daerah adalah melakukan kegiatan yang bermanfaat disela-sela waktu senggang bersama teman-teman, misalnya dengan mengadakan berbagai lomba di tingkat Sekolah Menengah Atas seperti lomba membuat puisi dan membuat cerita pendek. Hal itu jarang dilakukan karena banyak yang tidak berminat terhadap bahasa dan sastra tak terkecuali mahasiswanya sendiri.mengikuti organisasi yang berkaitan dengan jurusan yang sedang diambil.

 

 

Penutup

Setiap mahasiswa mempunyai tantangan, peluang, dan strategi selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi, khususnya mahasiswa Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah. Mereka memili tantangan dalam belajar, diantaranya ada rasa jenuh dalam belajar. Peluangnnya dengan belajar kelompok. Strateginya dengan melakukan kegiatan yang bermanfaat, misalnya dengan mengadakan lomba untuk siswa sekolah agar kemampuan sebagai mahasiswa atau calon pendidik dapat diasah.

Daftar pustaka

Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *