Tentang adab berteman

Artikel, Religi & Spiritual

IMG_2014-15-10-12-40-35

Apakah adab itu?

Jika mendengar pertanyaan tersebut maka akan terlintas dalam pikiran kita sopan santun. Kehalusan budi pekerti. Adab adalah perilaku yang baik tanpa ada sesuatu yang jelek didalamnya.

Kepada siapa kita harus memiliki adab yang baik?

Kepada orang tua? Pasti! Bukan hanya kepada orang tua yang telah membesarkan dan mendidik kita sampai sekarang ini atau kepada orang yang memang usianya lebih tua dari kita, kepada teman sebayapun kita harus memiliki adab yang baik. Kenapa begitu? Karena teman yang baik itu juga rejeki dari Allah yang harus disyukuri.

Dalam kehidupan sehari-hari, ada banyak orang yang menganggap sepele hubungan silaturrahmi. Dalam berteman atau bersaudara sesama muslim, ada hak-hak yang harus kita penuhi.  Banyak yang sudah tahu tapi tidak biasa melakukannya. Ada juga yang tidak tahu menahu tentang adanya hak-hak yang tersebut sehingga jarang atau bahkan tidak pernah melakukannya.

Tulisan ini akan sedikit membahas tentang hak-hak seorang muslim terhadap muslim lainnya berdasarkan hadits Baabul Adab Bulughul Maram.

Saling menyapa.

Seseorang yang sudah memiliki hubungan kekerabatan pasti akan saling menyapa bagaimanapun caranya walaupun hanya dengan sebuah senyuman. Jangan pelit ataupun sangat berat memberikan senyuman atau wajah yang ramah kepada temanmu karena itu menentukan adab seseorang, baik atau buruk, bisa diajak berteman atau tidak, dan lain sebagainya. Jangan terlalu cuek sehingga orang tak menyukaimu. Banyak orang yang kadang hanya akan menyapa atau bahkan senyum kepada orang yang hanya baik kepada mereka. Tapi sebaliknya kita juga harus menyapa dan bersikap ramah bahkan kepada orang yang tidak kita sukai sehingga hubungan yang tidak baik itu berubah menjadi baik.

Memenuhi undangan.

Apabila diundang, maka penuhilah undangan tersebut untuk menggembirakan dan membahagiakan temanmu. Sebenarnya ia mengharapkan kehadiran dan doamu dalam acaranya.

Menasehati apabila dia membutuhkan nasehat.

Apabila seoarng teman dalam kesulitan dan meminta nasehatmu, maka nasehatilah dia dengan kata-kata yang baik karena ia mengaharapkan pendapatmu dan meminta solusi darimu. Itu artinya kamu dianggap lebih dari teman. Jangan pelit untuk mengeluarkan kata-kata barangkali untaian kata-kata tersebut bermanfaat bagi yang menerimanya.

Doakan ketika bersin.

Doakanlah orang yang bersin ketika dia mengucapkan “alhamdulillah” dengan “yarhamukallah/yarhamukillah (semoga Allah merahmatimu)” setelah itu orang yang bersin itu balik berdoa “yahdiikumullaahu wayuslih baa lakum (semoga Allah menunjukimu dan memperbaiki kondisimu)”.

Jenguk saat sedang sakit.

Jenguklah orang yang sedang dalam keadaan sakit. Doakan kesembuhannya. Karena hidup akan terus berputar. Akan ada waktu dimana kehidupan berbalik, disaat kamu sakit teman akan menjenguk dan mendoakan kesembuhanmu.

Antarkan jenazahnya sampai ke liang lahat.

Kematian itu pasti. Apabila ada salah seorang saudara kita meninggal, hendaklah kita mengantarkan sampai  ke tempat peristirahatan terakhirnya. Doakan semoga ia diterima disisi-Nya, diterima amal ibadahnya, dan diampuni dosa-dosanya. Kita tentu tidak mau kalau tidak ada yang mendoakan atau bahkan mengantarkan jenazah kita apabila sudah meninggal kelak, kan? Maka dari itu solatkan dan  antarkanlah teman atau saudara kita ke pemakamannya. Ini bisa jadi merupakan kesempatan terakhir untuk berbuat kebaikan kepadanya semasa di dunia.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *