Time

Fiksi, Puisi

old time clock

 

Kadang kuhanyut dalam putaran masa

Menghisap batang usiaku tiada henti

Paruh waktuku hilang

melayang dan segera usang

Pahatan wajahku kian aus

Lukisan tubuhku usanglah sudah

Catnya luntur beterbangan

terbawa dinginya malam

dan teriknya hari

Serpihan noda bertumpuklah sudah

menutup jendela jiwa

yang sebenarnya masih kuingin buka


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *