Tips mencegah hospitalisasi pada anak di Rumah Sakit tulismenulis.com

Tips mencegah hospitalisasi pada anak di Rumah Sakit

Artikel, Kesehatan, Non Fiksi

Mungkin sangat repot bagi ibu-ibu yang sedang mempunyai anak yang lagi sakit dan harus dirawat di Rumah Sakit. Itu sudah pasti apalagi harus anak harus dirawat di rumah sakit. Anak harus diinfus oleh mereka yang berpakaian putih, harus diberi obat, diperiksa oleh dokter untuk melihat perkembangannya. Anak pun pastinya rewel, takut cemas, gelisah, dan anak tidak mempunyai selera makan. Itu yang dinamakan hospitalisasi pada anak. Hospitalisasi yaitu dimana anak merasa stress, depresi terhadap suatu penyakit yang dialaminya selama dia berada di Rumah Sakit. Sehimgga pada umumnya orangtua merasa cemas, merasa bersalah, frustasi dan merasa tidak mampu merawat anaknya. Ini ada beberapa tips dalam mencegah hospitalisasi pada anak untuk membantu para orangtua dalam menghadapi hospitalisasi anak antara lain:

1.      Membawa alat mainan

Bawalah mainan anak-anak yang biasanya disukai sang anak pada aaat dirumah seperti untuk anak perempuan misalnya boneka, anak laki-laki misalnya mobil-mobilan atau sesuaikan dengan umur anak. Biasanya pada anak 1-3 tahun menyukai kerincing, drum dan puzzle. Pada anak umur 4-5 tahun menyukai melipat kertas origami. Bila perlu ajak anak untuk bermain peran seperti bermain dokter-dokteran untuk mengenal alat seperti stetoskop, suntik, dengan benda-benda plastik mainan yang tidak membahayakan anak.

2.      Temani anak

Jika ada dokter atau perawat untuk memeriksa perkembangan anak maka perlu orangtua menemani anak agar anak merasa ditemani dan anak tidak merasa takut. Ini juga membantu para medis untuk memantau perkembangan anak.

3.      Terapi bermain

Jika dirumah sakit para perawat di ruangan mengadakan terapi bermain seperti bermain puzzle dengan anak-anak , orangtua dapat memberi izin apabila anak sudah merasa dirinya sedikit membaik. Orangtua tidak perl cemas karena dengan memberi terapi bermain di Rumah sakit sangat banyak manfaatnya seperti melanjutkan tumbuh kembang anak selama perawatan, mengekspreksikan pikiran anak, mengembangkan kreativitas, dan anak mampu beradaptasi secara efektif di Rumah sakit karena penyakit anak

Ambarwati,  2012.

 

 Mungkin para orangtua dapat mencoba tips-tips ini agar dapat membantu orangtua dalam menghadapi hospitalisasi pada anak selama perawatan di Rumah Sakit.

Semoga dengan adanya artikel ini mampu membantu orangtua untuk menjaga anaknya selama perawatan di Rumah Sakit. Selamat mencoba.

 


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *