TUHAN

Fiksi, Puisi

TUHAN

Tuhanku
Aku percaya langit tak selalu gelap
Aku percaya mentari
Tak selalu membakar kulit yang tipis,
Keringat bercucuran

Tuhanku
Kadang aku ingin menyerah
Dimana mataku penuh
Dengan kegelapan
Tak tahu arah dan
Bagaimana langkah harus ku tempuh,
Kau tahu pasti itu

Tuhanku
Aku menangis
Aku merintih
Tenggelam dalam air yang tk tau asal darimana

Tuhanku
Aku berharap ada setitik cahaya
Yang kan terlihat
Dibalik awan hitam itu
Cahaya yang akan mampu menerangi dan

Lambat laun aku mengalah kegelapan
Yang menggumpal dan menebal

Tuhanku
Aku tahu ini semua adalah
Caramu tuk mengujiku hingga
Aku kelak mampu menjadi setegar karang
Walaupun kan terhempas ombak
Yang bertejangan,
Namun aku mengeluh caramu ini
Langit biru..
Laut tenang..
Namun hujan.

Tuhanku
Aku berserah
Aku tak tahu arah
Aku menyerah
Aku kalah


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *