Untuk mu

Fiksi, Puisi

Untuk mu

Untuk mu

RINTIHAN BUNGA KAMBOJA
TENGGELAM DALAM KELAM JIWA
TERGILAS DALAM SENDIRI
DENGAN KATA-KATA TAK ADA ARTI
KISAH LUMPUR ANYIR
TERCAMPUR DARAH PEKAT TAK TERJAMAH
DAN TUMBUH BENIH ANGAN HITAM
Di dunia sana
kau menahan derita
oh tuhan ampuni insan
yang congkak dengan kebodohanya
waktu hidup mereka
asik berbisik dengan dusta
dan berahir dengan cacing mencabik tubuh
dengan ruh terbakar di tungku neraka.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *