Wajah Pendidikanku

Non Fiksi, Opini

 Wajah Pendidikanku

Wajah pendidikanku

Pendidikan merupakan hal yang penting sebagai investasi besar Sumber Daya Manusia (SDA) jangka panjang yang mempunyai nilai yang tinggi bagi keberlangsungan keberadaban manusia di dunia. Karena dengan pendidikan kita bisa membuka jendela pengetahuan dunia yang dapat kita gunakan sebagai ilmu yang berguna bagi pembangunan dan kemajuan bangsa. Hampir semua negara di dunia menempatkan pendidikan sebagai suatu yang penting dan utama dalam pembangunan dan kamajuan bangsa dan negara. Begitu juga halnya dengan Indonesia, menempatkan pendidikan sebagai suatu yang penting dan utama. Karena hal itu merupakan tujuan pendidikan nasional yang tertuang dalam UUD 1945, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.

Pendidikan merupakan hal yang penting bagi kehidupan manusia. Karena dengan pendidikan kita dapat membuka jendela pengetahuan dunia ini yang dapat kita gunakan sebagai ilmu yang berguna bagi pengembangan dan kemajuan bangsa . Kemajuan suatu bangsa dapat di lihat dari kualitas system pendidikannya hal inilah yang tercermin di negeri ini, Indonesia. Salah satu alasan Negara ini belum maju adalah terdapat di masalah kondisi pendidikan yang belum stabil atau rendahnya mutu pendidikan.

Karena pendidikan memiliki peranan yang teramat mendukung dalam pembangunan negeri ini. Maka pemeritah sudah sewajarnya mengusahakan bagaiamana caranya untuk meningkatkan mutu pendidikan. Apabila masyarakat terdidik atau mutu pendidikannya baik, maka pemerintahan akan lebih mudah untuk dijalankan. Sebaliknya, jika mutu pendidikan masyarakat kurang atau kurang intelek, maka akan sulit untuk menerima program-program yang diberikan oleh pemerintah sehingga proses pembangunan daerah akan mengalami hambatan. Bukan hanya Pemerintah Kota, pemerintah daerah juga sudah sewajarnya mengusahakan untuk meningkatkan pendidikan apalagi di daerah-daerah terpencil. Tujuannya masih sama, supaya kelak dunia pendidikan mengalami peningkatan dan berdampak baik bagi pembangunan nanti.

Kebijakan-kebijakan yang pernah dibuat oleh Dinas Pendidikan Daerah bisa terbilang cukup baik tapi masih memiliki kekurangan. Hal yang memicu ialah suatu kebijakan yang ada dewasa ini, yaitu belum mampu menghasilkan secara optimal dalam keimanan, moral, dan sopan santun.

Seperti yang kita ketahui , pendidikan kini rasanya masih mengesampingkan moral, keimanan, dan kesopanan. Padahal itu semua merupakan aspek yang amat berperan dalam pendidikan. Contohnya, di berbagai daerah sering terjadi tawuran antar pelajar, pelecehan seksual, dan tindakan kriminal lainnya, yang sebagian besar pelakunya adalah pelajar dan orang berpendidikan. Penyimpangan-penyimpangan tersebut yang akhir-akhir ini banyak ditemukan. Dan penyebab dari penyimpangan tersebut akibat dari sistem pendidikan yang kurang stabil.

Seperti yang kita ketahui, sistem pendidikan sekarang ini hanya berorientasi pada matrealistik saja, yang hanya mengejar gelar semata. Sehingga, untuk mendapatkan gelar tersebut siswa menghalalkan segala cara. Contoh kecil seperti, menyontek maupun plagiat karya orang lain, hal tersebut dilakukan semata-mata untuk menuntaskan tugas yang diberikan oleh guru atau dosen untuk mendapatka kelulusan atau gelar. Hal itu sudah termasuk tindakan kriminal, karena mengambil hak cipta orang lain tanpa seizin dari yang punya. Dan itu merupakan suatu tindakan kriminal yang tidak bermoral dan tidak bertanggung jawab.

Guru atau dosen lebih mementingkan bagaimana caranya supaya siswanya biasa menyelsaiakan materi yang telah diberikan tanpa menghiraukan apakah materi yang telah diberikan itu bisa ia aplikasikan dengan baik kelak setelah ia keluar dari dunia pendidika(lulus). Namun apa yang mereka dapatkan diluar sana setelah mendapat gelar tersebut?

Seharusnya dunia pendidikan itu seharusnya lebih meningkatkan pendidikan agama. Selain menjadikan siswanya beriman, pendidikan agama juga akan membuat siswa menjadi lebih bermoral dan sopan santun dalam bersosialisai. Dan manfaat pendidikan agam ini bukan hanya bisa dilakukan pada saat duduk di bangku pendidikan saja, tetapi kelak juga akan mampu mendatangkan manfaat untuk orang yang ada di sekitarnya. Membentengi karena agama itu, selain membentengi diri dengan keimanan dan menjadikan siswa menjadi orang yang bermoral, juga membawa pengaruh/ manfaat untuk orang banyak yang ada di lingkungannya. juga untuk menambah keimanan dan moral siswa menjadi lebih baik


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *